Over Kapasitas, Kapal Keramat Jati Tenggelam di Perairan Sumenep

- Admin

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebuah kapal laut jenis kapal layar mesin dengan nama lambung Keramat Jati, tenggelam di perairan dekat area dermaga pelabuhan rakyat Cangkareman, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sumenep, Jum’at (05/11/2021) pada pukul 10:00 WIB.

Kapal yang diketahui adalah milik As’ari warga Desa Banbaru, Kecamatan Giligenting, Sumenep itu tenggelam setelah melakukan perjalanan sejauh ± 300 meter dari pelabuhan.

“Kronologi kejadian tersebut bermula pada saat Holik, Iwan dan Risal mengangkut keramik ke dalam perahu tersebut sebanyak 360 box / kardus,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jum’at (05/11/2021).

Baca Juga:  Kakaknya Terpilih Jadi Kades Lagi, Anggota DPRD Bojonegoro Ini Borong Jajanan di Pedagang Kaki Lima

Setelah selesai, lanjut Widiarti, selanjutnya pada pukul 11.20 WIB, perahu tersebut berangkat dari pelabuhan Rakyat Cangkarman dengan tujuan ke Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, namun sekitar perjalanan dengan jarak ± 300 meter perahu tersebut tiba-tiba tenggelam.

“Diduga dari kejadian tenggelamnya kapal tersebut karena over kapasitas, atau kelebihan muatan,” terangnya.

Kapal tersebut sebelumnya sempat diperingatkan oleh warga sekitar pelabuhan, untuk membawa muatannya sebanyak dua kali atau diangsur, namun pemilik kapal tidak mengindahkan imbauan warga tersebut.

“Maka kapal tersebut tenggelam, dan tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 15.000.000,” pungkasnya.

Baca Juga:  DPKH Probolinggo Distribusikan Hibah Sapi Bakalan Cross Jantan

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru