Capaian Vaksinasi Rendah, Status PPKM Kabupaten Sampang Terlempar ke Level Tiga

- Admin

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Capaian vaksinasi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terbilang masih sangat rendah, yakni sekitar 13,80 persen. Fakta ini menyebabkan Kota Bahari terlempar ke level tiga dalam masa perpanjangan PPKM di Jawa-Bali.

Kepala Dinas Kesehatan dan KB (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich mengatakan, bahwa instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) terkait level daerah pandemi, yakni ada tambahan syarat terbaru capaian vaksinasi.

“Dalam Inmendagri yang terbaru menambahkan syarat capaian vaksinasi,” kata dr Najich saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via pesan singkat WhatsApp, Jumat (08/10/2021).

Dia mengatakan, Sampang naik menjadi level tiga bukan karena kasus terpapar virus corona meningkat. Namun, karena capaian vaksinasi di kota itu masih sangat rendah.

Baca Juga:  Gelar FGD, KPU Sampang Susun Laporan Evaluasi Pilkada Tahun 2024

“Kalau pencapaian rendah, maka semua akan mengalami pembatasan baik yang divaksin maupun yang belum divaksin. Ini tanggungjawab kita semua untuk meningkatkan cakupan vaksin covid supaya kita turun level lagi,” imbuhnya.

Dalam aturan baru yang dikeluarkan Satgas Nasional Covid-19 milik pemerintah, penentuan level 2 diberikan bagi daerah dengan tingkat vaksin di atas 40 persen, sementara level 1 bagi daerah dengan tingkat vaksinasi di atas 70 persen.

“Nah Sampang kan belum di 40 persen, jadi level itu persyaratan barunya ditentukan oleh vaksinasi. Makanya kalau gak tercapai kita semuanya jadi susah. Sekolah tatap muka dibatasi dan kegiatan kemasyarakatan pun juga dibatasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tersambar Petir, Petani di Torjun Sampang Tewas Saat Membajak Sawah

Sementara untuk capaian vaksinasi Covid-19 per tanggal 7 Oktober 2021 dengan rincian jumlah dosis pertama sebanyak 19,11 persen atau sekitar 141.599 sasaran dan dosis kedua baru diangka 8,30 persen atau sekitar 61.508 sasaran.

“Untuk dosis ketiga mencapai 65,59 persen atau sekitar 1.380 sasaran. Dari total sasaran vaksinasi di Kabupaten Sampang yakni 204.487 jiwa yang telah di suntik atau sekitar 13,80 persen,” urainya.

Untuk mengejar target itu, pihaknya gencar memberikan pemahaman bahwa vaksinasi menjadi tanggungjawab semuanya. Selain itu, pihaknya menggerakkan sumber daya masyarakat yang ada di Kota Bahari.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Pengurus KNPI Sampang Berkomitmen Kawal Pembangunan Daerah

“Kami juga menambah jumlah pelayanan vaksin serta meningkatkan kerjasama lintas sektor termasuk dengan melibatkan unsur dari TNI dan Polri. Untuk stok vaksin dipastikan aman” tegasnya.

Najich menghimbau kepada seluruh masyarakat Sampang yang belum melaksanakan vaksinasi agar jangan takut divaksin dan segera melakukan vaksinasi.

“Jangan takut divaksin, karena untuk kekuatan imunitas, menjaga diri kita serta keluarga dan masyarakat agar terhindar dari bahaya Covid-19,” himbaunya memungkasi.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru