Jelang Musim Hujan, Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Menyiapkan Strategi Bagi Petani

- Admin

Kamis, 7 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Salah satu anggota DPRD Sumenep, Ach. Naufil MS mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk segera menyiapkan strategi menjelang musim hujan bagi para petani padi. Salah satunya adalah penyerapan gabah milik petani.

Hal itu dilakukan agar supaya penyerapan gabah milik petani lebih maksimal dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Ach. Naufil, bahwa Pemerintah perlu menyiapkan strategi di jauh-jauh hari agar ketika sudah waktunya tidak lagi kebingungan mencari cara untuk membantu petani pada saat musim panen padi.

Baca Juga:  Ziarah ke Makam Leluhur, Pj Bupati Peringati Hari Jadi Kabupaten Sampang ke 401

“Kebiasaan yang sering terjadi, ketika sudah musim panen harga beras cenderung tak stabil. Nah, ketika itu terjadi, saya rasa Pemkab Sumenep harus hadir untuk membantu petani menyerap gabah. Tentunya dengan harga yang tidak membuat petani rugi,” ujarnya, Minggu (03/10).

Selanjutnya, menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep itu menjelaskan, bahwa petani memiliki peranan besar dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di Kabupaten Sumenep. Oleh karena itu pemerintah setempat juga perlu memperhatikan nasib mereka, minimal dengan cara memberikan solusi ketika petani menghadapi persoalan terkait harga gabah yang kerap cenderung rendah.

Baca Juga:  Peringati Hari Juang TNI AD ke-75 dan HUT Kodam V/BRW Ke-72, Kodim 0826/Pamekasan Bagikan 500 Paket Sembako

“Jadi terkait soal itu, pemerintah harusnya yang lebih tahu. Karena urusan teknis, itu sudah merupakan tugas eksekutif,” kata politisi muda tersebut.

Selain penyerapan gabah para petani, pihaknya juga menyinggung terkait penyediaan pupuk pada saat menjelang musim tanam padi, sehingga menurutnya ketika sudah masuk musim tanam para petani tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk.

“Intinya harapan saya pemerintah harus punya strategi untuk membantu petani. Minimal ketika masuk musim tanam mereka tidak kesulitan mendapat pupuk, kemudian ketika musim panen sudah ada yang bisa dan siap menyerap gabah mereka,” tandasnya.

Baca Juga:  Nahkoda Baru PGRI Kabupaten Probolinggo

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru