Polisi Grebek Arena Judi Sabung Ayam di Ketapang Sampang, Pelaku Kocar-kacir

- Admin

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Jajaran Polsek Ketapang, satuan Polres Sampang, Madura, Jawa Timur menggrebek judi sabung ayam di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Sabtu (18/09/2021) kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, tidak ada pelaku yang berhasil diamankan karena para pelaku kocar-kacir melarikan diri saat para polisi datang ke lokasi.

Operasi penggrebekan ini dipimpin langsung Kapolsek Ketapang AKP Danang Eko Abrianto. Guna memberikan efek jera, polisi langsung membakar sarana arena perjudian di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Sampang Geger, Bayi Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Tergeletak di Sawah

Penggrebekan dilakukan setelah warga sekitar merasa resah dengan aktivitas judi yang dilakukan, terlebih menimbulkan kerumunan.

Kasubag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno mengatakan, bahwa kegiatan penggrebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa telah terjadi perjudian ayam.

“Penggrebekan berawal dari informasi warga yang melapor ke Polsek Ketapang adanya aktivitas judi sabung ayam yang meresahkan,” ujar Sunarno, Selasa (21/09/2021).

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Ketapang bersama sejumlah anggota untuk terjun ke lokasi. Namun, dalam penggrebekan tersebut para penjudi berhasil melarikan diri.

Baca Juga:  Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

“Setelah mendapati laporan bahwa di Desa Bunten Timur sering digunakan untuk judi sabung ayam. Kapolsek bersama anggota langsung ke lokasi, ada delapan anggota yang dikerahkan,” imbuhnya.

Sunarno mengaku, jika medan yang ditempuh saat ke lokasi cukup sulit mengingat letaknya berada di wilayah pegunungan. Sehingga, tak ada satupun pelaku yang berhasil diamankan, begitupun dengan kendaraannya.

“Kemungkinan para penjudi itu sudah mengetahui kedatangan petugas, sehingga para pelaku langsung melarikan diri,” tandasnya.

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB