Nekat Beroperasi, Tiga ‘Manusia Silver’ dan Dua Pengamen Digaruk Satpol PP Sampang

- Admin

Kamis, 30 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Lima orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti ‘manusia silver’, pengamen hingga anak jalanan diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Kelimanya ditertibkan di traffic light (TL) yang berbeda. Yakni, lampu merah Jalan Panglima Sudirman dan lampu merah Jalan Jaksa Agung Suprapto, pada Kamis (30/06/2022). Mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberi pembinaan.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin menegaskan bahwa kelima orang tersebut diamankan saat sedang berkeliaran di lampu merah.

Baca Juga:  Dum Truk Bermuatan Batu Kapur, Terguling di Tol Mayar Arah Kebonmas

“Bocah-bocah itu diamankan dalam keadaan dilumuri pewarna berwarna silver, dimana sebelumnya meminta-minta kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut,” kata Suaidi, pada kontributor suarabangsa.co.id, via aplikasi WhatsApp.

Menurut Suaidi, pengamen, anak jalanan dan ‘manusia silver’ itu sudah melanggar aturan serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang melewati lokasi tersebut, juga mengancam keselamatan bagi mereka.

“Ini merupakan upaya menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Mereka ini banyak dikeluhkan karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan, sehingga perlu dilakukan tindakan penertiban,” ujar Suaidi.

Baca Juga:  Carut-marut Pembagian BPUM di BNI Cabang Sampang, Pungutan Liar hingga Kerumunan

Suaidi berharap kerjasama masyarakat untuk mengantisipasi hal tersebut dengan tidak memberikan apa pun di U-trun jalan kepada ‘manusia silver’, pengamen, badut maupun anak jalanan, karena semakin diberi maka mereka akan terus berada disana.

“Kami berharap adanya kerja sama dari masyarakat agar tidak memberikan berbentuk apapun di U-trun jalan karena bisa berdampak bahaya terhadap pengendara dan pribadi mereka,” harapnya.

Kelima PMKS tersebut, lanjut Suaidi, dibawa ke Markas Satpol PP untuk dilakukan pemeriksaan yang kemudian diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.

Baca Juga:  Wujud Komitmen Demi Tingkatkan Kemampuan Rekanan, HCML Sosialisasi Vendor’s Day

“Tadi kami berikan pengarahan dan menegaskan kepada mereka agar tidak lagi bekerja yang membahayakan jiwanya. Dan kami minta kepada mereka semua untuk menuangkan janjinya ke dalam surat pernyataan,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB