Guna Wujudkan Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi di Jombang

- Admin

Rabu, 21 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARBANGSA.co.id – Forkopimda Jawa Timur mengecek pelaksanaan serbuan vaksinasi di Gedung Tenis Indoor, Jalan Kusuma Bangsa, Jombang. Sebanyak 2900 warga Jombang telah dilakukan vaksinasi hari ini, Selasa (20/7/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov, Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Forkopinda Jombang dan Kapolres Jombang melakukan pengecekan serbuan vaksinasi yang berlangsung di Gedung Tenis Indoor Jombang.

Baca Juga:  Wacana Pembangunan Jalan Tol Madura, Said Abdullah: Jangan Ngimpi Lah

Dalam pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Gedung Tenis Indoor ini, sebanyak 2900 warga jombang telah dilakukan vaksinasi, harapannya serbuan vaksinasi dapat berjalan optimal, mencapai 70 persen dalam rangka membentuk herd imunity di wilayah Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini Jawa Timur masih menunggu dropping vaksin yang berkelanjutan, sehingga pada bulan Agustus herd immunity dapat terbentuk.

“Saat ini kita menunggu dropping yang berkelanjutan, dropping yang lebih masif, supaya proses percepatan terwujudnya herd immunity minimal 70 persen warga Jawa Timur dapat tervaksin, di bulan Agustus kita berharap bersama-sama kita akan memberikan hadiah pada HUT ke 76 Indonesia merdeka, ” ujar Gubernur Jatim.

Baca Juga:  Kabinet Indonesia Maju Resmi Diumumkan, Ini Susunannya

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menambahkan, serbuan vaksinasi ini terus dilakukan secara rutin, hari besar pun tetap dilaksanakan, harapannya dengan gencar melakukan serbuan vaksinasi seperti ini Jawa Timur bisa segera mencapai hard immunity.

“70 persen penduduk Jawa Timur sekitar masih 18 juta lagi yang belum tervaksin, dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa divaksin. Jadi untuk Jawa Timur pelaksanaan, perencanaan, dan lain sebagainya tidak ada masalah, yang sekarang kita tunggu adalah ketersediaan vaksin,” tandasnya Pangdam V Brawijaya.

Baca Juga:  Disperindag Probolinggo Berikan Tera Ulang Pada Perusahaan

Usai mengecek pelaksanaan serbuan vaksinasi, rombongan Forkopimda Jatim dan Kabupaten Jombang lanjut memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi vaksinasi.

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru