Polres Sampang Kantongi Identitas Terduga Pelaku Curanmor di Taddan Camplong

- Admin

Kamis, 10 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kasus curanmor di Desa Taddan, Kecamatan Camplong.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengaatakan jika pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan olah TKP dan mengantongi identitas pelaku. Meski demikian, ia belum membeberkan identitas terduga pelaku secara rinci.

“Identitas terduga pelaku telah kami kantongi. Berikan kami waktu. Kami akan bekerja secara maksimal,” ujarnya saat dihubungi kontributor suarabangsa.co.id diruang kerjanya, Kamis (10/06/2021).

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Dijabat Mantan Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim

Sudaryanto meminta kepada awak media untuk bersabar karena pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti. Terungkapnya identitas pelaku, kata dia, diketahui dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi.

“Kalau nanti sudah ditangkap, pasti akan kami kabari,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Dusun Rabajateh, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Subiyanto telah kehilangan sepeda motor Yamaha Vega M 3589 NH, Minggu (06/06/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Polres setempat.

Tokoh pemuda desa, Moh Muhdi (39) mengatakan jika belakangan ini, kampungnya tersebut rawan akan aksi premanisme. Selain kasus curanmor, kata dia, juga marak terjadi pemalakan yang cukup meresahkan warga.

Baca Juga:  Komisi C DPRD Bojonegoro: Apa pun Sekolahannya Sebelum Tanggal 25/4 Lembaga Pendidikan Harus Memberikan Ijasahnya

“Oknum warga ini sering menakut-nakuti para anak kost dengan membawa senjata tajam. Sehingga, aksi pemalakan yang dilakukan itu kerap berjalan mulus lantaran korbannya sudah merasa takut terlebih dulu,” kata Muhdi.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB