Bupati Pamekasan Minta Santri yang Balik Ke Pesantren Belajar Sungguh Sungguh

- Admin

Kamis, 27 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Badrut Tamam meminta santri yang hendak kembali ke Pondok Pesantren agar melajar sungguh-sungguh.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Pamekasan saat memberikan motivasi kepada santri pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep di lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (27/5/2021).

“Perwajahan Pamekasan, Indonesia dan dunia masa depan ditentukan oleh adik-adik sekarang ini. Mau baik, mau tidak baik, lihat perwajahan hari ini. Jika adik-adik menjadi orang yang pintar, baik dan menjadi orang yang bermanfaat, insyaallah Indonesia akan maju dan hebat,” kata bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut di hadapan para santri.

Baca Juga:  Terkait ASN Terduga Lakukan Pungli, Satreskrim Sumenep; 'Berpotensi Menjadi Tersangka'

Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode itu menambahkan selama berada di pondok pesantren harus bisa menunjukkan keinginan kuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

“Kalau kita ingin memberikan sumbangsih baik kepada bangsa dan negara, kepada Islam, belajarlah yang rajin. Tunjukkan bahwa kita ini sedang ingin merubah diri sendiri untuk kejayaan Indonesia,” imbuhnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyampaikan beberapa paket beasiswa untuk para santri yang ingin kuliah jurusan kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), akademi polisi (akpol) dan akademi militer (akmil).

Baca Juga:  Ribuan Warga Pamekasan Minta Tempat Aliran Wahabi di Pamekasan Ditutup

Pihaknya akan menfasilitasi santri yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dimaksud. Tentu, santri dan pemuda Pamekasan secara umum harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang cukup agar bisa bersaing di perguruan tinggi kedinasan tersebut.

“Syukur alhamdulillah, jika nanti yang menjadi calon dokter dan di sekolah kedinasan yang lain itu adalah adik-adik kita yang sekarang akan diberangkatkan ke pondok pesantren Al Amien,” ungkapnya.

Tokoh muda ini mengaku bangga apabila santri bisa memanfaatkan waktu selama di pondok pesantren dengan cara belajar dan ibadah yang rajin. Karena nasib bangsa Indonesia masa depan ditentukan oleh santri yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di pesantren.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Digegerkan Penemuan Bayi di Sekitar TPU Palanggeran

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB