DPC PWRI Sumenep Bagi-bagi Sembako Kepada Imam Taraweh

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pada momentum bulan Ramadan 1442 hijiriah kali ini, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Sumenep, Madura, Jawa Timur berbagi kasih kepada Imam Shalat Tarawih.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Madura, Jawa Timur Helman mengatakan, bahwa khidmat wartawan yang tergabung di PWRI Sumenep pada bulan Ramadan tahun 2021 kali ini adalah berbagi kasih kepada sejumlah imam Shalat Tarawih, berupa sarung dan juga berupa paket sembako.

Selain itu, alasan memilih imam Shalat Tarawih adalah sebagai sarana berburu berkah Ramadan tahun ini, karena Ketua PWRI Sumenep menilai selain para imam Shalat Tarawih, seperti takmir masjid, guru ngaji, anak yatim dan kaum dhuafa sudah banyak yang dibantu Bupati Achmad Fauzi dan Wabup Nyai Dewi Khalifah serta para dermawan lainnya di puasa tahun ini.

“Makanya kami memilih sisi lainnya untuk berbakti dan berburu berkah Ramadan di tahun ini,” ungkap Helman, Selasa (11/05).

Karena biasanya, lanjut Helman, yang menjadi imam Shalat Tarawih di tiap-tiap mushallah dan masjid terkadang tidak hanya satu orang takmir masjid atau kiai, tetapi ada orang lain yang diberi jadwal atau ditunjuk menjadi imam Tarawih secara bergantian selama bulan Ramadan.

Orang yang ditugasi menjadi imam Shalat Tarawih itu biasanya, kalau tidak tokoh masyarakat, biasanya para santri senior atau santri setempat yang kebetulan sedang libur Pesantren.

“Atas dasar itu, bantuan PWRI kami salurkan kepada imam Tarawih, dengan tujuan untuk menghargai pengabdiannya karena telah ikhlas dan Istiqomah menjadi imam Tarawih, walaupun kami yakin mereka para imam tidak mengharapkan apa-apa dari tugasnya itu selain Ridha dari Allah SWT,” terangnya.

Selain dari pada itu, mantan aktivis PMII ini juga mengungkapkan bahwa bantuan PWRI Sumenep tersebut diberikan secara langsung kepada yang bersangkutan dengan cara diantarkan ke rumah atau mushalla yang dituju, dan masjid oleh perwakilan pengurus PWRI Sumenep yang tersebar di beberapa Kecamatan.

“Cara tersebut kami lakukan untuk menghindari kerumunan, mengingat bulan Ramadan kali ini masih dalam situasi pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Pantau Arus Lalin

Leave a Reply