Dalami Dugaan Plat Nomor Palsu milik Ketua Bawaslu Jawa Timur, Satlantas Polres Sampang Tunggu Keterangan dari Protokol Pemprov

- Admin

Senin, 10 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Plat nomor mobil dinas Toyota Innova Reborn milik Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Moh Amin (50) yang terlibat kecelakaan di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (06/05/2021) lalu, diduga palsu.

Saat peristiwa naas itu terjadi, mobil jenis Innova tersebut tidak menggunakan nomor polisi aslinya yakni plat hitam L 1819 AP tetapi menggunakan plat merah L 23 yang diduga plat palsu. Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sampang masih menunggu keterangan resmi dari pihak Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait kasus ini.

Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui Kanit Laka Lantas Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Protokol Pemprov Jawa Timur. Menurut dia, dirinya intens berkoordinasi dengan pihak Bawaslu untuk mendapat kejelasan.

Baca Juga:  Pengurus PAC IKAPMII se-Kabupaten Sumenep Dilantik, Firmansyah Ali; PMII Rumah Ideologi Bukan Politik

“Pihak Bawaslu masih mau mengambil surat keterangan dari protokol pemprov terkait dengan nopol yang tercantum di mobil itu, kami kemarin sudah bertemu dengan perwakilan bawaslu Jatim yang ada di Sampang,” kata Eko dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via telepon selulernya, Senin (10/05/2021).

Eko memastikan bahwa plat nomor L 23 yang dipasang di kendaraan Ketua Bawaslu Jawa Timur itu palsu dan tidak terdaftar di Samsat. Sebab, kata dia, di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil tersebut terdaftar dengan plat nomor L 1819 AP kendaraan pribadi.

Baca Juga:  Jazad Pemuda yang Tenggelam di Embung Robatal Sampang Berhasil Ditemukan

“Kalau plat nomor itu memang tidak terdaftar di Samsat, tetapi kalau di STNK nya sudah sesuai dengan fisik kendaraan yang ada termasuk nomor rangka dan nomor mesin terdaftar di Samsat,” ungkapnya.

Disinggung, soal adanya perbedaan plat mobil. Eko menjelaskan bahwa, berdasarkan hasil pengembangan, kendaraan tersebut tidak hanya mempunyai satu plat nomor saja melainkan ada plat khusus atau plat protokoler jabatan yang dikeluarkan oleh pihak protokol Pemprov.

“Itu plat khusus, memang di perbolehkan ada plat khusus untuk Pemerintah, biasanya Bupati dan Kapolres pegang, itu untuk pejabat utama dan untuk plat nomor khusus itu boleh tidak terdaftar,” paparnya.

Baca Juga:  Beredar Video Mobil Dinas TNI Alami Tabrakan Beruntun di Camplong Sampang, 1 Orang Tewas

Kendati demikian, dirinya mengaku meminta kepada Ketua Bawaslu Jatim melalui Bawaslu Kabupaten Sampang agar segera melengkapi surat-surat untuk kebutuhan pemeriksaan kepolisian.

“Meskipun katanya itu plat khusus untuk pejabat publik, tapi kami tetap meminta keterangan secara resmi, dan saat ini masih diminta ke protokol Pemprov,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru