Serempet Bus, Pembonceng Motor Asal Omben Tewas di Jalan Raya Jrengik Sampang

- Admin

Jumat, 30 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Kecelakaan maut hingga memakan korban jiwa kembali terjadi di ruas Jalan Raya Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kali ini, seorang pembonceng sepeda motor tewas seketika akibat bersenggolan dengan bus pariwisata. Persitiwa maut ini terjadi pada Jum’at, (30/04/2021 sekitar pukul 07.40 WIB.

Berdasarkan data yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, korban bernama Tiwarah (45) yang merupakan warga Dusun Ngai Songai, Desa Sogian, Kecamatan Omben, Sampang. Tragedi kecelakaan maut tersebut bermula saat korban yang dibonceng oleh Abdul Karim (47), melaju dari arah barat ke timur.

Baca Juga:  Fokus Pemulihan Ekonomi, Anggaran DD dan ADD Tahun 2021 di Kabupaten Sampang Naik

Keduanya berboncengan dengan mengendarai sepeda motor berplat nomor L 5828 ZO. Tepat di depan mereka, ada sebuah bis pariwisata bernomor polisi P 7192 UG yang dikemudikan oleh Tanzilul Furqon (47), warga Jalan Sumber Urip, Sempu Sari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Abdul Karim yang membonceng korban mendahului bus pariwisata. Namun, pada saat mendahului, sepeda motor Abdul Karim menyerempet bodi bagian kanan belakang bus pariwisata tersebut.

Nahas, pembonceng sepeda motor yang bernama Tiwarah terjatuh dan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga meninggal dunia dilokasi kejadian.

Baca Juga:  Tagih Janji Politik Bupati, Inilah 3 Tuntutan Forum Mahasiswa Sampang

Kanit Laka Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan kasus tersebut dalam penanganan polisi. Menurutnya, penyebab laka lantas diduga karena pengendara sepeda motor kurang terampil saat mendahului.

“Kasus laka lantas ini masih dalam penanganan unit Laka Satlantas Polres Sampang. Kita sudah mendatangi TKP untuk mencari saksi dan mengamankan barang bukti serta mengecek jenazah korban di RSUD Sampang,” kata Eko singkat.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terbaru