Saat Aturan Wajib Vaksin Bagi Penerima BLT DD di Camplong Sampang Terancam Terhambat Stok

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur mewajibkan agar setiap keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) wajib terlebih dahulu mengikuti vaksinasi Covid-19.

Di Kecamatan Camplong misalnya, sebanyak 2.924 KPM penerima BLT-DD yang tersebar di seluruh desa ini wajib menjalani vaksinasi untuk bisa mencairkan bantuan dampak penanganan Covid-19 tersebut.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, vaksinasi bagi ribuan KPM itu terancam terhambat, karena persediaan vaksin di Puskesmas setempat menipis. Sementara distribusi vaksin dari pemerintah daerah tak jelas kepastiannya.

Camat Camplong Saffak saat dikonfirmasi via telepon selulernya memastikan, jika meskipun nantinya stok vaksin menipis namun tidak akan menjadi kendala terhadap penyaluran BLT-DD.

“Sesuai hasil rapat kemarin, meskipun stok vaksin habis di pastikan tidak akan menghambat proses penyaluran BLT-DD. Sudah ada ketentuannya,” kata Saffak, Rabu (08/09/2021).

Menurutnya, apabila saat penyaluran BLT-DD ternyata stok vaksin tidak ada maka proses tetap jalan dengan menggunakan surat keterangan.

“Surat keterangan itu berisi tentang kesiapan para KPM untuk divaksin pada saat penyaluran tahap berikutnya,” tandas Saffak.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang Agus Mulyadi menjamin tidak akan kekurangan vaksin untuk kegiatan BLT DD di Kota Bahari. Menurutnya, pihaknya telah mendapatkan kiriman vaksin dari Pemprov Jatim.

“Jangan khawatir, kemarin kita dapat 5 ribu dosis dan hari ini rencananya mau di droping lagi oleh Pemprov sebanyak 154 ribu vaksin jenis sinovac,” kata Agus secara singkat.

Baca Juga:  Puluhan Peserta Tes SKD CPNS di Sampang Dinyatakan Gugur, Ini Penyebabnya

Leave a Reply