Saat Aturan Wajib Vaksin Bagi Penerima BLT DD di Camplong Sampang Terancam Terhambat Stok

- Admin

Rabu, 8 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur mewajibkan agar setiap keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) wajib terlebih dahulu mengikuti vaksinasi Covid-19.

Di Kecamatan Camplong misalnya, sebanyak 2.924 KPM penerima BLT-DD yang tersebar di seluruh desa ini wajib menjalani vaksinasi untuk bisa mencairkan bantuan dampak penanganan Covid-19 tersebut.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, vaksinasi bagi ribuan KPM itu terancam terhambat, karena persediaan vaksin di Puskesmas setempat menipis. Sementara distribusi vaksin dari pemerintah daerah tak jelas kepastiannya.

Baca Juga:  Petakan Daerah Rawan selama Ramadhan, Polres Sampang Aktifkan Kring Serse

Camat Camplong Saffak saat dikonfirmasi via telepon selulernya memastikan, jika meskipun nantinya stok vaksin menipis namun tidak akan menjadi kendala terhadap penyaluran BLT-DD.

“Sesuai hasil rapat kemarin, meskipun stok vaksin habis di pastikan tidak akan menghambat proses penyaluran BLT-DD. Sudah ada ketentuannya,” kata Saffak, Rabu (08/09/2021).

Menurutnya, apabila saat penyaluran BLT-DD ternyata stok vaksin tidak ada maka proses tetap jalan dengan menggunakan surat keterangan.

“Surat keterangan itu berisi tentang kesiapan para KPM untuk divaksin pada saat penyaluran tahap berikutnya,” tandas Saffak.

Baca Juga:  Dihantam Bus Akas, Kasubbag Program dan Data KPU Sumenep Meninggal Dunia

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang Agus Mulyadi menjamin tidak akan kekurangan vaksin untuk kegiatan BLT DD di Kota Bahari. Menurutnya, pihaknya telah mendapatkan kiriman vaksin dari Pemprov Jatim.

“Jangan khawatir, kemarin kita dapat 5 ribu dosis dan hari ini rencananya mau di droping lagi oleh Pemprov sebanyak 154 ribu vaksin jenis sinovac,” kata Agus secara singkat.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Kapolres Bojonegoro: Polwan Harus Jaga Marwah Polri di Dalam dan Luar Dinas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Peringati Maulid Nabi, Dandim Bojonegoro Tegaskan Pentingnya Integritas dan Moral Prajurit

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sabet Penghargaan Kategori A dari Kapolri, Kapolres Bojonegoro: Ini Bukan Tujuan Akhir

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Dukungan Sponsor Sukseskan Peringatan HUT ke-81 RI di Desa Sukowati Bojonegoro, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H Gelar Silaturahmi dengan Awak Media

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Sinergi Jogo Bojonegoro: Kapolres Baru Sambangi Padepokan PSHT Perkuat Kamtibmas

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kapolda Jatim : Tak Ada Indikasi Kerusuhan, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:33 WIB

Pererat Kemitraan Dengan Jurnalis, Kapolresta Sumenep Akan Siapkan Media Center di Mapolresta

Berita Terbaru