Pengusaha Muda Asal Pamekasan Ini Ciptakan Lapangan Pekerjaan di Masa Pandemi

- Admin

Senin, 5 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Untuk membantu dan mendongkrak perekonomian masyarakat Pamekasan, khususnya di bidang pertanian Teh, Budi Hartono (31) ciptakan lapangan pekerjaan baru, Senin (5/04/2021) pagi.

Dengan Grand Opening Outlet Es Teh Pamekasan, yang proses pembuatannya dengan melalui standar Covid-19, pengusaha muda ini mampu memperkerjakan 3 karyawan lokal asli Pamekasan.

“Karena kita menjaga karyawan dan pelanggan juga, supaya tidak kontek langsung,” ucapnya.

Budi juga mengatakan untuk sementara saat ini masih mempekerjakan 3 karyawan, jika kedepannya stabil, dirinya akan merekrut karyawan yang lebih banyak lagi.

Baca Juga:  Stop Rokok Ilegal, Bea Cukai Bersama Diskominfo Sampang Gelar Sosialisasi Ketentuan Cukai

Menurut Budi, dengan Opening Es Teh ini, dirinya berharap bisa membantu masyarakat khususnya disektor pertanian.

“Untuk di Pamekasan es teh ini satu-satunya dan bahkan di Madura, untuk di Indonesia kita merupakan outlet yang ke 179,” tutur Owner Teh Kita.

Selain menggunakan teh asli Indonesia, teh Nusantara, untuk jenis Varian yang ditawarkan dan disediakan juga bervariasi, selain Original, juga ada Mix, dan beberapa bahan-bahan minuman lainnya yang dicampur dengan teh.

Outlet Es Teh dibuka mulai jam setengah 9 pagi sampai jam setengah 9 malam, dan promo opening selama dua hari, yakni dari tanggal 5 dan 6 April 2021, dengan membeli satu teh gratis satu.

Baca Juga:  Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Kembali Bertambah 1 Orang

Ditanya terkait harga, Budi menyebutkan dari harga 6500 sampai 24.000, sesuai dengan varian yang dipesan oleh pembeli.

Dirinya juga berencana ke depan akan buka Outlet dibeberapa Kabupaten lainnya, seperti di Bangkalan, Sampang serta Sumenep.

“Dengan adanya Outlet Es Teh Pamekasan ini, semoga menjadi minuman favorit selain kopi, khususnya di Kabupaten Pamekasan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru