Bentuk Perempuan Ideal, Kopri Inkadha Gelar Sekolah Islam Gender

- Admin

Jumat, 26 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Beraji Gapura Sumenep Mengadakan Sekolah Islam Gender (SIG), Senin (22/02) kemaren.

Presiden Mahasiswa (Presma) INKADHA, Subairi mengatakan saat sambutan bahwa realitasnya, perempuan selama ini hanya dijadikan objek ‘eksploitasi’ dari aspek kesehatan, ekonomi, politik, biologis, psikologis, keagamaan, dan sebagainya. Aspek yang paling empuk adalah ‘mengagungkan’ perempuan melalui legitimasi pemahaman atas teks-teks suci Agama yang bias gender.

“Misalnya, prasangka buruk yang dilayangkan kepada perempuan sebagai makhluk kotor (saat datang bulan/haid), makhluk yang disetarakan dengan binatang tak layak dalam masalah batalnya shalat, dan sebagainya,” terangnya.

Baca Juga:  Harga Garam Anjlok, Petambak Garam Sumenep 'Ngadu' ke DPRD

Ketika memandang hal demikian me lalui teks Agama, tentunya lontaran-lontaran itu sangat aprioristik.

“Ketika menengok ke belakang, banyak ditemukan budaya yang mengintimidasi perempuan. Walaupun tidak dipungkiri terdapat beberapa budaya yang santun menyikapi permasalahan perempuan,” imbuhnya.

Sementara, Fahrun Anizah selaku Ketua Kopri mengatakan bahwa proses itu tidaklah mudah perlu adanya perjuangan, perlu tenaga, dan pikiran.

Maka dari itu setelah menjadi peserta SIG Sekolah islam gender apapun yang didapatkan dari sekolah islam gender tidak hanya berkritik pada teori saja, namun harus ada Implementasi yang jelas, Karena ketika berbicara tentang mahasiswa, dan pemuda.

Baca Juga:  Lima Raperda Dibahas Pansus DPRD Bojonegoro

“Kita harus banyak berbuat baik, banyak mencari ilmu, dan pengalaman mumpung masih mudah, karena pada akhirnya kita sebagai mahasiswa akan kembali ke masyarakat dan ketika kembali ke masyarakat tentu kita harus menjadi orang bermanfaat dalam masyarakat,” tuturnya.

Pesannya ketika pulang ke masyarakat harus mampu membawa perubahan yang lebih baik.

“Menjadi kader PMII tidak ada yang harus diragukan karena organisasi PMII juga termasuk dalamnya NU,” pungkasnya.

Dari pantauan suarabangsa.co.id, peserta yang mengikuti Sekolah Islam Gender tidak hanya diikuti dari Inkadha. Namun juga diikuti dari berbagai kampus di Sumenep.

Baca Juga:  Juru Parkir yang Dikelola oleh Dishub Bojonegoro Diduga Masih Narik Parkir Berlanganan

Berita Terkait

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru