Memprihatinkan, Nenek Sebatang Kara di Pamekasan Tinggal Satu Atap Dengan Sapi

- Admin

Jumat, 5 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Rabbiya (91), nenek sebatang kara di Pamekasan ini hidupnya memprihatinkan sekali. 

Nenek tersebut merupakan warga asal Dusun Jerbuddih, Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu Pamekasan Madura Jawa Timur.

Perempuan renta itu tidak bisa menikmati masa tuanya dengan gembira dan nyaman.

Nenek Rabbiya selama hidupnya tidak pernah menikah, sehingga di masa tuanya Ia hidup sebatang kara, ditambah penglihatan yang buta membuat masa tuanya semakin menderita.

Dari pantauan suarabangsa.co.id, ia tinggal di kamar yang sangat sempit dengan ukuran 2×1 meter, sekaligus satu atap dengan sapi dan juga kamar mandinya. Itu merupakan tempat tinggal Nenek Rabbiya, selama ini.

Baca Juga:  ABK Asal Banyuwangi Tewas di Selat Bali

Hanya Hosniyah, cucu keponakan Nenek Rabbiya yang membantu, baik dari segi tenaga maupun materi.

“Saya juga hanya seorang buruh tani musiman, dan pencari rumput untuk sapi orang, sehingga bantuan saya juga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya Nenek,” terang Hosniyah saat ditemui di gubuk Nenek Rabbiya.

Hosniyah juga mengatakan jika Nenek Rabbiya ditempatkan di samping kamar mandi, tujuannya semata-mata agar Nenek Rabbiya lebih mudah jika ingin ke kamar mandi, karena dirinya yang kadang harus pergi bekerja, sehingga Nenek Rabbiya harus ditinggal sendirian di rumah.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Ikuti Jawa Timur Bersholawat

“Memang kamar mandinya ngumpul dengan kandang sapi mbak, mau gimana lagi lawong adanya seperti itu,” ucap Hosniyah dengan nada sedih.

Sementara itu Ririn yang merupakan Kepala Dusun setempat, membenarkan bahwasannya nenek Rabbiya ini memang hidupnya sebatang kara, dan selama ini hanya Hosniyah yang membantunya.

Ririn juga mengatakan jika Nenek Rabbiya ini di masa Pandemi Covid-19 ditahun kemarin, dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dari Desa selama 6 kali, akan tetapi bantuan tersebut sudah tidak ada lagi sekarang.

Baca Juga:  Aliansi Suporter Pamekasan Deklarasi Perdamaian Antar Suporter, Ajak Saling Merangkul

“Kalau untuk bantuan dari Pemerintah Daerah maupun Pusat, Nenek Rabbiya selama ini tidak dapat bantuan,” tutur Ririn.

Apalagi Nenek Rabbiya ini tidak mempunyai e-KTP, jadi pihak Desa tidak bisa berbuat banyak, karena persyaratan untuk mendapatkan bantuan yaitu salah satunya harus memiliki e-KTP.

Dirinya juga berharap semoga ada bantuan untuk Nenek Rabbiya, baik dari segi makanan, sembako maupun tempat tinggalnya, karena beliau memang sangat butuh bantuan tersebut.

“Semoga ada kepedulian untuk Nenek Rabbiya, baik dari Pemerintah setempat, maupun dari Dermawan,” pungkas Ririn.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:39 WIB

Perdami Jatim Gelar Baksos Operasi Katarak di RSUD Padangan, Tekan Angka Kebutaan di Bojonegoro

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:53 WIB

RSUD Padangan Gelar Baksos Operasi Katarak, Dinkes Bojonegoro Dorong Peningkatan Layanan dan Naik Kelas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru