Jalan Amblas di Sampang, Akses Utama Penghubung Dua Kecamatan Nyaris Terputus

- Admin

Minggu, 31 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Sampang menimbulkan pergerakan yang mengakibatkan akses jalan penghubung antara Kecamatan Sokobanah dengan Kecamatan Karang Penang terancam lumpuh. Ini dikarenakan jalan kabupaten yang menghubungkan dua wilayah tersebut amblas karena tergerus longsor.

Informasi yang diperoleh suarabangsa.co.id, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (31/01/2021) sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun Bandan, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Khawatir semakin bertambah parah dan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, warga dan penguna jalan meminta agar Pemerintah Kabupaten Sampang segera turun tangan untuk memperbaikinya.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Truk Muat Galon Air Minum Bertabrakan di Jalan Raya Diponegoro Sampang

Mohammad Syuaib, salah satu warga setempat ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa sebelum kerusakan bertambah parah dan semakin meluas, ia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang segera memperbaiki jalan tersebut.

“Sebab, bila dibiarkan berlarut-larut, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Bahkan bisa ambruk dan terputus soalnya sudah sangat parah,” katanya.

Disebutkan Syuaib, untuk pengendara roda dua masih bisa melintasi ruas jalan tersebut, namun harus berhati-hati. “Kalau motor masih bisa. Kalau mobil bermuatan berat dak bisa lewat, takut ambruk,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satu dari Tiga Pelaku Pencuri Ban Mobil di Tambaan Camplong Ternyata Karyawan Korban

Menurut Syuaib, jalan yang mengalami amblas tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan kedua kecamatan.

“Jalan itu cukup vital sebagai akses perekonomian warga antar Kecamatan Sokobanah dan Karang Penang,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sampang belum memberikan keterangan, meski media ini sudah menghubungi melalui ponselnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru