UPT Puskesmas Kowel Menjadi Tempat Pertama Pelaksanaan Vaksin Sinovac di Pamekasan

Kepala Dinas Kesehatan bersama jajaran di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggo Sukowati Pamekasan, saat melakukan diskusi terkait pencanangan 20 orang pertama yang akan diberikan suntikan vaksin Sinovac

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Sebanyak 70% Dosis Vaksin Sinovac tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, Selasa (26/01) dini hari.

Dengan begitu pelaksanaan pemberian Vaksin akan segera dilakukan, dari 3029 sasaran saat ini yang ada hanya untuk 2032 saja, akan tetapi itu tidak masalah, karena persediaan di Provinsi masih banyak.

Nantinya Dinkes Pamekasan akan mengambil lagi ke Provinsi, jika Vaksin yang ada sekarang sudah tinggal separuh.

Pelaksanaan pemberian Vaksin akan diberikan kepada 20 orang pada hari Rabu besok 27/01/2021 pukul 10:00 WIB, di UPT Puskesmas Kowel yang beralamatkan di Kelurahan Kowel Kecamatan Kota.

Dari 20 orang yang akan divaksin yaitu 10 orang dari kalangan Pejabat, dan 10 orang dari Organisasi Profesi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Marzuki mengatakan, agar supaya dari 20 orang untuk segera mendaftar dan mengumpulkan e-KTP pada hari ini, sehingga besok bisa langsung mengikuti pemberian Vaksin, Selasa (26/01/2021) pagi.

“Sementara kita canangkan 20 orang, setelah itu selesai, kita gerakkan diseluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Pamekasan,” ujar Marzuki dalam sambutannya di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggo Sukowati Pamekasan.

Terkait persiapan yang akan divaksin, menurut Marzuki tidak ada persiapan yang khusus, hanya menjaga kondisi agar tetap baik.

“Tidur yang cukup, makan makanan yang standard,” paparnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan Totok Hartono menjelaskan, bahwa tujuan dilaksanakannya Vaksin itu ada empat.

Yang pertama, mengurangi penyebaran Covid-19, yang kedua mengurangi angka kesakitan maupun angka kematian, yang ketiga membentuk kekebalan kelompok atau comunity, dan yang keempat melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Kendala yang dihadapi selama ini, kita termakan berita hoax, karena itu dengan edukasi kepada masyarakat, dengan ketauladanan, serta menyampaikan pesan kepada masyarakat.

“Bahwa Vaksin Sinovac ini dengan uji klinis yang suci dan halal,” tegas Totok.

Ketika ditanya terkait perasaannya, mengingat dirinya merupakan salah satu diantara 20 orang yang dicanangkan, Totok mengatakan bawa biasa saja, bahkan dirinya merasa butuh itu.

“Mencegah penyebaran itu dari kita, jaga diri kita, keluarga kita dan negara kita, sehingga saya siap untuk di vaksin,” tukasnya.

Dari 20 orang yang akan divaksin besok, beberapa diantaranya adalah Bupati, Sekda, Ketua Dewan, Kejari, Kapolres, Dandim, Direktur RSU dan dari Ormas.

Baca Juga:  Bangkitkan Prekonomian, Pemkab Pamekasan Bangun Kawasan Industri Hasil Tembakau

Leave a Reply