Peduli Keselamatan Pengendara, Warga Desa Prajjan dan Tambaan Camplong Sampang Gotong Royong Tambal Jalan Berlubang

- Admin

Selasa, 22 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kondisi jalan Kabupaten, tepatnya di jalan raya Prajjan, Desa Prajjan dan juga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang banyak yang berlubang. Bahkan, tak jarang lubang-lubang itu menjadi biang kecelakaan lalulintas hingga memakan korban jiwa. Bahkan, belum lama ini dua pengendara motor dikabarkan tewas akibat menghindari lubang di jalan itu.

Apalagi di saat musim hujan, lubang-lubang itu tertutup air akibatnya banyak pengendara yang terperosok. Tak ingin korban jiwa berkelanjutan, puluhan warga dari kedua desa tersebut secara swadaya melakukan penambalan jalan dengan material semen dan pasir.

Baca Juga:  Sengkarut MBG Bojonegoro: Kuota Jadi Rebutan, Koperasi Desa Merah Putih Masih Jadi Bayangan

Campuran semen, pasir dan juga peralatan seadanya itu, mereka kompak melakukan bakti sosial menambal lubang-lubang. Hal itu, untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas dan menjaga keselamatan pengguna jalan yang disebabkan kerusakan jalan tersebut.

Kepala Desa Prajjan, Muwahid mengatakan bahwa, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi jalan yang banyak berlubang itu. Sehingga, dengan dana swadaya, pihaknya mengajak masyarakat untuk bergotong royong melakukan penambalan jalan. Aksi masyarakat ini dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Apa yang kita lakukan merupakan bentuk kepedulian saja. Kami berharap, tidak ada lagi korban jiwa. Terima kasih kami kepada warga Desa Prajjan dan juga warga Desa Tambaan serta semua pihak yang telah membantu dalam aksi ini. Ini murni swadaya masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Wehib itu, Selasa (22/12/2020).

Baca Juga:  Viar vs Pick Up Adu Banteng di Sumenep, Kedua Kendaraan Rengsek

Menurut Wehib, jika kerusakan sejumlah lubang jalan itu tidak segera diperbaiki maka berpotensi besar terjadinya kecelakaan, terlebih lagi pada malam hari karena tidak adanya Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal ini tentunya mengancam keselamatan para pengguna jalan.

“Intinya kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisasi angka kecelakaan. Sebab, intensitas curah hujan di Sampang cukup tinggi sehingga membuat jalan jadi semakin berlubang dan melebar,” tuturnya.

Penambalan jalan berlubang ini diklaim tidak akan bertahan lama. Namun dengan upaya jangka pendek ini diharapkan bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Lihat Langsung Kondisi Jalan Rusak di Batumarmar

“Sambil menunggu perbaikan jalan dari Instansi terkait, kita tambal dulu dengan alat seadanya,” pungkasnya.

Muwahid mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, semoga menjadi ladang ibadah dan bisa bermanfaat bagi pengguna jalan.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB