Ditinggal Sholat Isya, Motor Jema’ah Masjid Al Maa’un Selong Permai Sampang Raib Digondol Maling

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pelaku pencurian sepeda motor di Kabupaten Sampang, kian tak beradab. Kendaraan yang diparkir di masjid saat pemiliknya sholat, juga ‘digasak’. Seperti yang dialami Subaidi (39) yang motornya hilang saat ditinggal sholat di Masjid Al Maa’un, Perum Selong Permai, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang pada Sabtu (29/11/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, kejadian bermula pada saat korban menggunakan sepeda motor Honda Vario berplat nomor M 5198 PS menuju masjid setempat. Setibanya di halaman masjid, sepeda motor tersebut diparkir dan korban masuk masjid untuk menjalankan sholat isya.

Usai sholat isya, ia lantas beranjak pulang. Namun sesampainya di parkiran masjid, ia bingung, lantaran motor yang dibawa dan diparkir di tempat itu ternyata sudah lenyap.

“Pas mau pulang, kok motor saya gak ada, lalu saya cari di sekitaran masjid, tapi tetep gak ketemu,” ujar Subaidi, kepada wartawan, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, tak ada yang mengetahui kapan pelaku masuk ke area masjid dan beraksi. Meski di masjid itu dilengkapi CCTV, pelaku tetap beraksi dan menyasar motor milik jemaah. Dari rekaman CCTV, peristiwa tersebut terjadi sangat cepat.

“Dua orang pelaku datang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di halaman parkir, salah satu pelaku turun dari motor dan bergegas memilih motor yang akan menjadi target pencuriannya, motor pun berhasil digondol oleh pencuri tersebut,” bebernya.

Atas kejadian yang dialaminya, dia pun melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Terpadu Polres Sampang. Laporan teregister dengan Nomor TBL-B/262/XI/RES.1.8./2020/RESKRIM/SPKT Polres Sampang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang membenarkan, kalau korban sudah melaporkan kendaraannya yang hilang di masjid. Personil Reskrim juga telah dikerahkan untuk melakukan olah TKP.

“Ya, korban sudah laporan. Akan kami tangani dan lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” katanya singkat.

Riki berharap kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan senantiasa selalu berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan, jangan lupa kunci stang dan kunci ganda.

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda Jatim Gerebek Transaksi Uang Palsu Dolar Amerika di Hotel

Leave a Reply