Rumah Sakit Nindhita Sampang Diduga Masih Pungut Biaya Bersalin, Meski Gunakan BPJS

- Admin

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Rumah Sakit Nindhita, kembali mendapat komplain dari keluarga pasien. Pasalnya, pihak RS Nindhita dinilai lalai dan ceroboh dalam penanganan pasien. Hal itu disampaikan Moh Hari Ketua LSM Laskar Trunojoyo, Kamis (15/10/2020).

Hari menjelaskan, bahwa sekitar bulan Juni lalu pasien atas nama Risalatul Muawanah (20) asal Desa Disanah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang melakukan operasi caesar di rumah sakit Nindhita. Namun, setelah tiga hari operasi, perut pasien jebol.

“Tiga hari pasca operasi, perut pasien bekas jahitannya jebol. Jadi, pasien ini rencananya mau kontrol,” kata Hari saat mendampingi keluarga pasien di RS Nindhita.

Baca Juga:  Saat Bersama Para Petani, Bupati Bojonegoro Mencoba Langsung Bantuan Combine Harvester

Lebih lanjut Hari mengatakan, bahwa pihak Nindhita menolak pasien tersebut untuk rawat inap meskipun sudah mengetahui jahitan bekas operasi itu lepas atau jebol.

“Pihak Nindhita malah mengatakan kalau pasien dalam kondisi baik-baik saja, padahal kondisi bekas jahitan di perut pasien sudah jebol. Akhirnya pasien pindah rumah sakit,” ucapnya.

Lebih parahnya lagi, lanjut Hari, pasien yang menggunakan BPJS ini masih ditarik biaya sebesar Rp3 juta oleh pihak rumah sakit Nindhita dengan alasan menggunakan obat paten.

“Setelah kami minta kwitansinya, pihak Nindhita berbelit belit. Namun, setelah kami desak kwitansi itu cuma dikasih daftar obat tanpa ada harganya. Semestinya dengan menggunakan BPJS, pasien tidak dikenakan biaya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bersama Dinas Pendidikan Provinsi, PWI Jember Menggelar Diklat Public Speaking dan Jurnalistik

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memberikan sanksi tegas kepada RS Nindhita, agar tidak ada korban – korban lain yang berjatuhan.

Terpisah, Zaini, bagian Humas di rumah sakit Nindhita mengakui bahwa pasien yang menggunakan BPJS tidak dikenakan biaya apapun.

“Nanti saya konfirmasi lagi ya, tunggu satu jam, agar kami tidak salah ngomong,” kata Zaini.

Saat disinggung terkait penanganan pasien yang jahitannya jebol serta alasannya pihak Nindhita menolak pasien. Ia tidak berkomentar banyak.

“Tunggu besok saja ya, kita rapatkan dulu dengan pihak-pihak yang menangani pasien,” pungkas Zaini.

Baca Juga:  Empat Dapur MBG Launching Serentak Pada 14 April 2025, Koordinator BGN Pamekasan: Hari Ini Tahap Uji Coba

Berita Terkait

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru