Membahayakan Warga, Salah Satu Tiang FO di Bojonegoro Ada Aliran Listriknya

- Admin

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Salah satu tiang fiber optick (FO) dari Profider My Republik ada aliran listriknya. Hal itu tentu membahayakan bagi Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Kejadian tersebut terjadi di titik kordinat di RT 10/3. My Republik saat menancapkan Tiang baru dan tiang bentang untuk pelanggannya, yang sekitar kurang lebih, Radius bentangan 50 meter.

Sekertaris Desa (Sekdes) Burhana Robi mengatakan bahwa alasannya untuk pembuatan bentangan untuk pemasangan baru bila ada warga yang ingin mengunakan Jasa My Republik.

“Malam itu menguap saat ditest ternyata muatan listrik, karena bentangan tersebut numpang di kabel listrik warga, akhirnya kita suruh untuk dipotong atau tiangnya kita robohkan,” ungkap sekdes Sukorejo.

Baca Juga:  Dulu Rusak Parah, Jalan Banjar Talela Camplong Kini Mulus, Warga Apresiasi Bupati Sampang

Saat Sekdes Sukorejo mencoba mengkonfirmasi terkait perizinannya, pihak my Republik sudah izin ditingkat RW, dan tiap RW menurut sekdes ada Vendornya masing-masing, ketika ada persoalan saling lempar.

“Se izin di tingkat RW, RW menganggap sudah seizin dengan desa, di Sukorejo ada 8 RW, dan tiap RW saya tanya, RW mengira sudah seizin dengan desa dan diangap desa merestui, karena Tiang nya membahayakan warga dan merugikan lingkungan, sempat kita pangil dan konfirmasi, tapi ya begitu saling lempar dan berkilah bukan tugasnya,” ujarnya.

Lanjut Robi, bila ternyata kabel fiber optik meresahkan warga dan tiang-tiang tersebut tidak menghasilkan pendapatan desa, desa Sukorejo siap memfasilitasi pengadaan tiang-tiang F,O tersebut, agar penataan kabel F,O lebih rapi dan ada pemasukan buat pendapatan desa, dan pihak Profider dan Vendor bisa izin ke kabupaten dan ke desa.

Baca Juga:  DPP Gerinda Rekom Setyo Wahono dan Nurul Azizah di Pilkada Bojonegoro

“Kita lihat semrawutnya Kabel Wifi dan warga tidak tahu hal tersebut ada izinnya atau tidak ada izinnya, kalau memang ada aturannya, desa siap memfasilitasi hal tersebut, agar desa juga mendapat pendapatan dari sewa tiang tersebut,” terangnya.

Joko Tri Cahyono selaku Sekertaris Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten (DPMPTSP) Untuk perizinan My Republik saat ini (2/7/2025) sedang diserah kan, dan beliau sedang mengurus Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PBUMKU), izin yang diperlukan untuk kegiatan usaha dan atau produk pada tahap operasional atau komersial.

Baca Juga:  33 Desa di Bojonegoro Akan Lakukan Pilkades Serentak, Ini Jadwal Tahapannya

“Izinnya, sudah dimasukan dan sedang berproses,” ungkap Joko.

Dari Pihak my Republik saat dikonfirmasi lewat Faiz terkait tiang FO my Republik yang keluar Arus listrik tersebut, hal tersebut dibenarkan dan tidak mengelak, Untuk terkait Izin sedang berproses, dan untuk kejadian tiang yang keluar arus listriknya, itu kejadian lama dan sudah di tangani.

“Betul, sudah kita tangani dan sudah clear,” ungkapnya.

Kabel Fiber Optik (FO) yang yang mengunakan sarana prasarana Kabupaten Bojonegoro tiap hari bertambah dan sampai saat ini belum ada instansi yang bertanggung jawab terkait bila ada kejadian kecelakaan mau pun merugikan Masyarakat Bojonegoro.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru