MAMUJU, SUARABANGSA.co.id – Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Murham (45), warga Dusun Rawanmangun, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat disembelih anak kandungnya.
Anak kandung dari Marhan adalah Aam (17). Kejadian mengerikan itu terjadi pada Kamis (30/7) sekitar pukul 09.00 pagi.
Pria malang itu dihabisi anaknya saat tidur tiduran sambil menonton acara stasiun televisi dalam rumahnya. Sementara istrinya duduk tak jauh darinya.
Aam lalu datang dari arah belakang sembari menenteng parang. Lalu mendekati Marham, memegang kepala lantas menebas leher ayahnya.
Sontak istri Marham yang juga ibu Aam berteriak histeris, sehingga membuat warga berdatangan ke rumahnya.
Tetangga yang berdatangan langsung melumpuhkan Amm, dan sebagian membawa Marham ke rumah sakit, namun dalam perjalanan korban meninggal.
“Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Dia sempat dirawat di rumah sakit jiwa,” jelas Kabid Humas Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Syamsu Ridwan dikutip dari Suara.com Jumat (31/7).
Korban mendapat tiga bacokan dari Aam, pada bagian leher, tangan dan punggung.
Setelah dilumpuhkan warga, Aam dibawa ke Polsek Sampaga untuk ditahan. Bahkan saat ini proses hukumnya terus berjalan.
Menurutnya, belum ada surat keterangan dari dokter yang menyatakan pelaku benar-benar menderita penyakit kejiwaan.
“Kasusnya masih berjalan, karena belum ada surat keterangan kesehatan jiwa dari dokter, yang menunjukkan pelaku menderita sakit kejiwaan,” pungkasnya.

















