Jelang Hari Raya Kurban, Seorang Ayah Disembelih Anaknya

- Admin

Jumat, 31 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, SUARABANGSA.co.id – Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Murham (45), warga Dusun Rawanmangun, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat disembelih anak kandungnya.

Anak kandung dari Marhan adalah Aam (17). Kejadian mengerikan itu terjadi pada Kamis (30/7) sekitar pukul 09.00 pagi.

Pria malang itu dihabisi anaknya saat tidur tiduran sambil menonton acara stasiun televisi dalam rumahnya. Sementara istrinya duduk tak jauh darinya.

Aam lalu datang dari arah belakang sembari menenteng parang. Lalu mendekati Marham, memegang kepala lantas menebas leher ayahnya.

Baca Juga:  Hendak Edarkan Ribuan Pil Koplo, Warga Lumajang 'Dipatok' Tim Cobra

Sontak istri Marham yang juga ibu Aam berteriak histeris, sehingga membuat warga berdatangan ke rumahnya.

Tetangga yang berdatangan langsung melumpuhkan Amm, dan sebagian membawa Marham ke rumah sakit, namun dalam perjalanan korban meninggal.

“Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Dia sempat dirawat di rumah sakit jiwa,” jelas Kabid Humas Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Syamsu Ridwan dikutip dari Suara.com Jumat (31/7).

Korban mendapat tiga bacokan dari Aam, pada bagian leher, tangan dan punggung.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pimpin Rapat Koordinasi Ops Mantap Praja Semeru 2020

Setelah dilumpuhkan warga, Aam dibawa ke Polsek Sampaga untuk ditahan. Bahkan saat ini proses hukumnya terus berjalan.

Menurutnya, belum ada surat keterangan dari dokter yang menyatakan pelaku benar-benar menderita penyakit kejiwaan.

“Kasusnya masih berjalan, karena belum ada surat keterangan kesehatan jiwa dari dokter, yang menunjukkan pelaku menderita sakit kejiwaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:24 WIB

Bojonegoro Darurat Upah: Puluhan Massa Lintas Sektor Kepung DPRD, Tuntut Keadilan di Tanah Kaya Minyak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:58 WIB

Dari Bojonegoro ke Baitullah, Ribuan Jamaah Haji Berangkat Diiringi Doa dan Harapan

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Berita Terbaru