Kapolda Jatim Tegur Kapolsek yang Tertidur Saat Rapat

- Admin

Senin, 25 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kabar Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran yang marah dan menyuruh keluar ruang rapat saat melihat Kapolsek Gubeng tertidur dalam rapat penting terkait penanganan Covid -19 di Jawa Timur santer beredar.

Kapolda Jatim saat itu memberi pemaparan pada koordinasi pembentukan kampung tangguh Covid-19 di Gedung Sawunggaling, Pemkot Surabaya, Jumat (22/5/20), tiba-tiba berhenti dan menegur Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono yang tertidur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan tidak ada yang sifatnya pencopotan secara langsung jabatan Kapolsek.

Menurut Kombes Trunoyudo semua ketentuan ada mekanismenya dan sesuai mekanisme, Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi yakin semua tugas di lini apapun sangat berat ketika menghadapi Pandemi Covid-19 maka diharapkan keseriusan dalam menanganinya.

Baca Juga:  Polda Jatim Perketat Pengamanan Jelang Tahun Baru

“Buktinya Kapolsek Gubeng sampai dengan saat ini masih mengemban tugas dan melaksanakan tanggung jawabnya di wilayah hukum Polsek Gubeng,” jelas Kombes Pol Trunoyudo,Senin (25/5).

Kabid Humas Polda Jatim tidak mengelak bahwa memang Kapolda Jatim telah menegur Kapolsek Gubeng yang saat itu ketiduran dalam paparan Kapolda Jatim terkait penanganan Covid-19.

“Memang benar, Bapak Kapolda menegur tapi bukan mencopot secara langsung jabatan Kapolsek seperti yang diberitakan,” jelas Kombes Trunoyudo.

Bukan hanya ditegur, Kapolsek Gubeng saat itu disuruh melapor ke Kabid Propam atas kelalainnya dalam melaksanakan tugas.

“Iya, memang saat itu Bapak Kapolda menyuruh Kapolsek Gubeng keluar dan lapor ke Kabid Propram, ini kan disuruh, ini kan perintah, jadi harus dilaksanakan tetapi ini bukan pencopotan jabatan secara langsung dan sejauh ini tidak ada pencopotan jabatan Kapolsek kok,” jelas Kombes Pol Trunoyudo.

Baca Juga:  Rumah Husairi Ketua KPPS di Pamekasan Porak Poranda Dibom OTK, Ini Kata Kapolda Jatim

Ditambahkan oleh Kombes Pol Trunoyudo dalam menangani Covid-19 ini, semua ujung tombak harus mampu secara manajerial tangani persoalan Covid-19 bersama sama dengan Danramil dan Lurah atau kepala desa yang ada di wilayahnya.

“Polda Jatim sangat serius dalam menangani kasus Covid-19 ini, untuk itu Bapak Kapolda mengerahkan seluruh jajaran untuk lebih serius lagi berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” tambah Kombes Pol Trunoyudo.

Untuk diketahui agenda kegiatan Rapat Evaluasi di Kantor Pemda Kota Surabaya di hadiri oleh Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Walikota Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Cangkrukan Bersama Petani Garam

Rapat tersebut merupakan sosialisasi dan penekanan terhadap kerja Gugus Tugas dan peran Polri bersinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta stakeholders terkait.

“Tiga Pilar ini penting dan wajib mengetahui persoalan di wilayahnya serta harus menjadi Problem solver atau pemecahan masalah,” pungkas Kombes Pol Trunoyudo.

Sebelumnya Kapolda Jatim dan Forkopimda Jatim selalu lakukan evaluasi dan koordinasi penanganan Percepatan Covid19 diantaranya sebagai terobosan pemecahan masalahnya melalui Desa atau Kampung Tangguh dengan basis Problem Oriented Policing (POP) yang disajikan program tersebut oleh Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru