Angka Pengangguran di Bojonegoro Menurun

- Admin

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Angka pengangguran di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami penurunan sejak tahun 2020 menuju 2021.

Dari tahun 2017 sampai 2020 banyak warga yang membuka lapangan kerja sendiri.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Pansus di Komisi C Bojonegoro. Jumat (18/03/2022).

Welly Fitrama, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker) Bojonegoro mengatakan dari tahun 2020 angka kemiskinan di Bojonegoro menurun dari angka 41 sekian orang ditahun 2021 menjadi 35 ribu orang.

Hal tersebut diakibatkan dari banyaknya dari warga Bojonegoro yang buka usaha sendiri Industri kecil menengah (IKM) disebabkan mereka dari PHK mau pun akibat Pandemi.

Ditambah banyaknya pengusaha serta investor yang masuk ke Bojonegoro, hal tersebut menjadi pemicu berkurangnya pengangguran.

Baca Juga:  Puskesmas Legung, Menuju Puskesmas Pariwisata

“TPT kita turun 41 ribu orang, dan di 2021 turun menjadi 35 ribu orang, dari yang membuka usaha sendiri karena ada pembukaan usaha yang ada di Bojonegoro, jadi hal itu penyebab menurunnya,” terangnya.

Disingung terkait wacana akan bertutupnya beberapa perusahan di Jambaran Tiyung Biru, lelaki yang akrab dipanggil Pak Wely tersebut menegaskan pihak dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan yang ada di Jambaran Tiyung Biru.

Wely juga membenarkan ada sekitar 4000 tenaga kerja yang ada di sana calon menjadi pengangguran, dan pihaknya berharap pihak Rekind dan Pepc juga sudah melatih mereka dari unskill mau pun skill untuk penyangga.

Baca Juga:  Ngopi Bareng DPC Projo Bojonegoro, Begini keluhan Petani di Desa Bangilan

“Kita sudah komunikasi dengan mereka, kalau tahun kemarin ada sekitar 4000 orang, kita sudah berkomunikasi dengan pihak Pepc mau pun Rekind,” terangnya.

Lanjut, mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya saat disingung tindakan dari Pemkab Bojonegoro sebagai pendampingan terhadap mereka, Wely menegaskan untuk hal tersebut belum ada anggaran, tapi juga dirinya tidak tahu kalau nanti ada pergeseran anggaran di 2022 untuk itu.

“Untuk tahun 2022 ini belum ada anggaran untuk ke sana, tapi kita tidak tahu, kalau nanti ada pergeseran untuk pendampingan mereka kita akan komunikasi dengan Pepc atau Rekind,” terangnya.

Baca Juga:  Warga Lenteng yang Hilang di DAM Jepun Tersangkut di Bawah Jembatan

Ketua Pansus III Natasa Devianti dari Fraksi PDIP telah mendengarkan masing masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pandangan Komisi C DPRD Bojonegoro mengatakan jika capaian kinerja ternyata prosentasenya rendah dan akan menjadi perhatian khusus oleh anggota Pansus III.

“Termasuk tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bojonegoro sebagaimana data yang dirilis oleh BPS Propinsi tahun 2022,” terangnya.

Natasha selaku ketua pansus menerangkan bahwa tingginya angka pengangguran tidak linier dengan tingginya APBD Bojonegoro, sehingga perlu program yang revolusioner di Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja untuk mengurangi angka pengangguran.

“Karena penurunan angka pengangguran juga masuk program perioritas Bupati dan Wakil Bupati yang tinggal 1,5 tahun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru