Setelah Beberapa Hari Nihil, Pasien Positif Corona di Sampang Bertambah Lagi

- Admin

Senin, 18 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Setelah beberapa hari tidak ada penambahan, jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Sampang bertambah 1 orang. Hal ini terungkap saat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 kembali merilis data hasil perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Bahari.

Data hingga hari ini, Senin (18/05/2020), jumlah pasien positif menjadi 5 orang. Rinciannya, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 445 pasien, selesai diperiksa 385 orang dan masih dalam pemantauan 60. Kemudian total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 8 pasien, dan masih dalam pengawasan 6, sementara 2 orang lainnya meninggal dunia.

Baca Juga:  Puluhan Karyawan PT Unilever Menolak di-PHK

Juru bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang Moh Djuwardi, mengatakan bahwa selama beberapa hari ini jumlah pasien positif corona di Sampang stagnan pada jumlah 4 orang.

“Tambahan satu orang pasien yang terkonfirmasi positif ini berasal dari Kecamatan Pangarengan,” kata Djuwardi.

Melihat penambahan kasus ini, Djuwardi kembali mengingatkan pentingnya menjaga jarak atau social distancing. Virus baru ini, kata dia, bisa dengan mudah tertular apabila satu orang dengan orang yang lainnya tidak saling menjaga jarak pada masa pandemi global ini.

Baca Juga:  Hendak Kabur, Pelaku Curanmor Asal Camplong Sampang Dilumpuhkan Tim Demit di Surabaya

“Jadi kami sangat berharap kepada masyarakat untuk sementara waktu diam di rumah, dan ini merupakan langkah yang terbaik,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Djuwardi, mengatur jarak secara fisik dalam konteks berkomunikasi dengan orang lain menjadi penting. Inilah sebabnya pemerintah secara terus menerus, terus mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi atau mencegah terjadinya kerumunan orang.

“Kemudian berkumpul dalam satu tempat yang sempit dan orang yang demikian ini akan memberikan resiko yang sangat tinggi terkait dengan penyebaran dan penularan penyakit ini,” tandasnya.

Baca Juga:  Persatuan Wartawan Sampang Berbagi Takjil Berbuka Puasa Untuk Yayasan Anak Yatim dan Lembaga Tahfidz

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru