Jokowi Gratiskan Tagihan Listrik Bersubsidi Tiga Bulan, Begini Kata Kepala PLN Sumenep

- Admin

Kamis, 2 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dalam menekan dampak ekonomi akibat pandemi virus Covid-19, Presiden Joko Widodo mengratiskan pembayaran listrik 24 juta masyarakat miskin di seluruh Indonesia selama tiga bulan ke depan, yaitu mulai sejak bulan April hingga Juni 2020 mendatang.

Penangguhan tersebut dikhususkan bagi pelanggan yang memiliki daya listrik 450 Volt Ampere (VA), lain dari itu pula untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA yang bersubsidi akan diberikan diskon sebanyak 50 persen.

Dalam menanggapi hal itu, Kepala PLN Kabupaten Sumenep, Agus turut memberikan komentar atas kebijakan pemerintah pusat, pihaknya menjelaskan bahwa belum menerima surat resmi dari pihak PLN pusat.

Baca Juga:  Ditemani Bupati Sumenep, Forkopimda Jawa Timur Tinjau Vaksinasi Massal di Kota Keris

“Untuk surat resmi dari PLN pusat belum turun, kami masih menunggu info selanjutnya. Harus lihat dulu, nanti kalau sudah keluar surat resmi, kami infokan,” kata dia, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Selasa (1/4).

Lanjut Agus, bahwa ia akan menjalankan mekanisme penggratisan listrik selama tiga bulan tersebut sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP).

“Tinggal nanti mekanisme isi surat tersebut apa, kita tinggal jalankan sesuai SOP didalamnya,” lanjutnya.

Mengikuti arahan Presiden Joko Widodo, PLN Sumenep akan menggratiskan pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA tentunya yang terdaftar di dalam Basis Data Terpadu (BDT).

Baca Juga:  PLN Janjikan Mulai Hari Ini Pulau Madura Kembali Terang

“sesuai arahan dari Presiden kemarin, untuk yang terdaftar dalam BDT yang bersubsidi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru