SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si melakukan pemantauan Posko Pemeriksaan dan Pengawasan Penanggulangan Covid-19. Pemantauan yang di perbatasan utara Kabupaten Sumenep tepatnya di Kecamatan Pragaan, Jum’at (27/03) pukul 22:00 WIB.
Bupati Busyro melakukan pemantauan hingga dini hari (Sabtu) 23 Maret 2020, pemantauan dilakukan dalam rangka untuk mengetahui secara pasti, masyarakat dari mana saja yang masuk ke Kabupaten Sumenep.
“Ini bukan malam pertama kali diadakan pemantauan, tetapi ini sudah kesekian kalinya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Dandem dan Kapolres Kabupaten Sumenep,” tutur Busyro.
Diketahui, lanjut Busyro menuturkan, bahwa sebelumnya ada belasan bahkan puluhan bus yang masuk ke Kabupaten Sumenep, dan hal tersebut menurutnya harus terpantau terus, dengan tujuan menjaga keamanan dan kenyamanan, serta meminimalisir keresahan masyarakat Sumenep dari penyebaran Virus Covd-19.
Dijelaskan Bupati Sumenep, bahwa volume masyarakat yang datang ke Sumenep masih banyak, diantaranya masyarakat yang pulang adalah para perantau yang datang dari daerah zona merah, seperti kota Jakarta, Jogja, Surabaya, Malang dan dari kota-kota lain. Maka dari itu perlu dilakukan pengecekan kesehatan, untuk mendeteksi dan mengetahui siapa saja yang beresiko terjangkit Covid-19.
Tidak hanya itu, Bupati Sumenep berharap perlu adanya pencegahan secara berlapis, mulai dari terminal Surabaya, sampai kepada empat Kabupaten yang ada di Madura, dan hal tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, yang tersampaikan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur pada acara teleconference pada Hari Jumat tanggal 27 Maret jam 09.00 WIB kemarin.
“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Sumenep, berharap kepada seluruh masyarakat Sumenep, untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan serta menjaga diri dan menahan diri untuk tidak berkerumun, sehingga upaya dan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencegah penyebaran Covid-19 Sumenep bisa terlaksana, dan menjadikan Kabupaten Sumenep aman dan damai dari penyebaran Covid-19,” tutup Bupati Sumenep.

















