Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pria Probolinggo Diringkus Polres Sumenep

- Admin

Jumat, 20 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bawa kabur SAA (16) pelajar SMP sempat, warga Probolinggo mendekam di balik jeruji besi.

SAA sempat dinyatakan hilang setelag diantar ke sekolah oleh orang tuanya.

Kejadian tersebut sempat dilaporkan ke Polsek Gapura berdasarkan informasi data Orang/Anak Hilang bernomor Laporan Pengaduan/01/II/2020/Polsek, pelajar putri tersebut dengan inisial SAA, Selasa (18/02) lalu.

SAA dilaporkan hilang atau meninggalkan rumah sejak sekira pukul 13.30 WIB, Senin siang (17/02).

Namun setelah dilakukan pencarian oleh Polres Sumenep, ternyata korban tidak benar adanya bahwa korban diculik.

Baca Juga:  Gelombang Demonstrasi Terus Berlanjut, Wartawan Berbagai Daerah Duduki Mapolda Jatim, Teriak Copot Kapolres Sampang

Menurut Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, S.I.K.,M.I.K, bahwa korban menghilang dengan sengaja setelah melakukan perjanjian dengan salah satu orang yang dikenal melalui media sosial Facebook.

“Setelah diantar ke sekolah oleh orang tuanya, lalu pergi untuk menemui salah seorang yang dikenalnya melalui jejaring sosial tersebut,” kata Deddy.

Setelah Polres Sumenep melakukan pencarian, akhirnya pelaku yang membawa korban diketahui adalah warga Probolinggo dengan inisial AF, dan dilakukan penangkapan di Kabupaten Probolinggo daerah kota.

Menurut pengakuan tersangka AF, bahwa selain membawa kabur anak di bawah umur, ia juga sempat melakukan hubungan layaknya suami istri.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Mutasi 75 Pejabat Administrator, Diharapkan Pelayanan Lebih Maksimal

“Setelah saya nikahi, baru saya setubuhi pak,” katanya saat diintrogasi pada jumpa pers, Jum’at (20/03) pukul 09:00 WIB.

Sementara Kapolres Sumenep, menjelaskan bahwa faktanya tersangka AF tidak menikahi korban secara resmi.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru