Ngarit Rumput, Warga Nyabakan Timur Jatuh ke Lubang Sedalam 15 Meter

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Nahriya (55) warga Dusun Batu Bintang, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep terjatuh ke dalam lubang sedalam 15 meter.

Nahriya jatuh ke dalam lubang yang mirip sumur, dengan lebar lubang hanya untuk satu orang yang berada di Dusun Tengat Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek.

Korban diperkirakan berangkat dari rumahnya sekitar 07.WIB pagi untuk ngarit rumput buat ternaknya.

Hingga jam 10.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumahnya, sehingga keluarga korban mencari korban ke tempat biasa ia mencari rumput.

Namun tak kunjung ditemukan. Hingga jam 14.00 WIB kelurga korban yang mencari menemukan ada suara minta tolong dengan samar.

Korban pertama kali ditemukan oleh Sukarno (40) yang juga masih ada ikatan famili dengan korban dan ikut mencari keberadaan korban.

“Saat saya mencari, saya dari utara, lalu berdiri di sini (Menunjukkan TKP,) saya mendengar ada suara minta tolong, tapi samar-samar,” jelas Sukarno kepada suarabangsa.co.id.

Setelah mendengar ada yang minta tolong sampai dua kali, ia lalu melihat ke TKP, ternyata ada jurang.

Setelah mendengar minta tolong lagi, ia langsung memanggil warga yang mencari korban di tempat lain.

“Iya, saya langsung manggil yang lain, saya bilang bahwa ada di sini,” imbuhnya saat di TKP.

Untungnya meski jatuh ke dalam jurang se dalam 15 meter, korban tidak mengalami luka serius, hanya luka-luka di betisnya.

“Mungkin terbentur ke batu,” sambungnya.

Ia juga menceritakan, sebelumnya korban sempat mengantarkan trumputnya ke rumahnya, dan kemudian kembali lagi ke lokasi tempat ngaritnya.

“Korban balik lagi, dan tidak kembali, makanya dicari. Tadi sempat dicari ke Dusun Tarogen Desa Nginbungin,” pungkasnya.

Setelah diangkat dari dalam lubang, korban langsung dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan medis.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Launching Pondok Tangguh Covid-19

Leave a Reply