Demo DPRD Lagi, API Desak Komisi II Sumenep Urusi Kasus Agraria

- Admin

Rabu, 11 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Tuntutan mahasiswa dan masyarakat timur daya yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Timur Daya (API) dan Forum Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), hingga Rabu (11/03) masih melakukan demonstrasi di kantor DPRD Sumenep.

Tuntutan yang diorasikannya persoalan alih fungsi lahan yang dianggap tidak sesuai prosedural dalam pengelolaan usaha tambak udang yang ada di Kecamatan timur daya meliputi Kecamatan Dungkek, Batang-Batang, Batuputih dan Kecamatan Gapura.

Menurut Ketua Forum Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) Sutrisno menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan alih fungsi lahan yang dianggap berdampak tidak baik terhadap ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga:  DPC PPP Sumenep Inginkan Rekom dari DPP Segera Turun

“Mari kita diskusi, dengan syarat lima anggota Komisi II DPRD Sumenep hadir di jalanan ini,” katanya.

Selain itu juga, Kordinator Lapangan (Korlap) aksi Abd. Basith menjelaskan, bahwa ia merasakan dampak kurang baik dari kegiatan alih fungsi lahan di daerahnya yang dilakukan secara tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Diketahui Abd Basith adalah warga Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, harus merasakan sendiri dari dampak negatif yang dirasakannya. Menurutnya, sebelum dilakukannya aktifitas alih fungsi lahan lahan di desanya, ada sebuah aktifitas yang dilakukan para warga khususnya di daerah pesisir pantai, yaitu aktifitas Nyaro’ atau cara menangkap ikan menggunakan jaring kecil di bibir pantai. Namun setelah adanya tambak udang dan alih fungsi lahan tersebut, maka aktifitas Nyaro’ tidak ditemukan lagi, sebab pembuangan limbah tambak langsung dibuang ke laut.

Baca Juga:  Curi Air PDAM, Oknum Pelaksana Proyek di Jalan Pangilen Sampang Dilaporkan ke Polisi

“Di daerah Lapa Daya saja sudah sekitar dua puluh hektar tanah yang dialihfungsikan,” tandasnya.

Basith menambahkan, bahwa pihak DPRD Sumenep harus serius dalam mengawal persoalan tersebut yang dinilai merugikan masyarakat. Serta pihak DPRD Komisi II diminta untuk menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk keseriusan dalam menangani kasus tersebut.

“DPRD Sumenep Komisi II, harus segera membentuk pansus dalam menangani hal ini,” ungkap Basith.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Sumenep H. Subaidi mengungkapkan, pihaknya berjanji akan segera melakukan tindakan terhadap penyelesaian kasus permasalahan tambak udang di daerah timur daya.

Baca Juga:  Kapolsek Kangean Tekankan Siswa Wajib Patuhi Prokes Selama PTM Berlangsung

“Ayo hari ini juga kita langsung ke lokasi tambak, kita lihat sama-sama ada berapa hektar lahan yang menjadi lokasi tambak, kita sama-sama cari fakta dan data ke lapangan,” tutupnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru