Berniat Laporkan Pimpinan DPRD Sumenep, Dua Fraksi Datangi Kejari

- Admin

Jumat, 21 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Demokrat tampaknya serius memperkarakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep ke kejaksaan setempat.

Pasalny, ketua Fraksi PDI Perjuangan H. Zainal Arifin dan Ketua Fraksi Demokrat Akhmad Jazuli mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Jum’at (21/2).

Keduanya membawa polemik Perjalanan Dinas (Perdin), khususnya biaya hotel pimpinan DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur ke Kejari.

Kedua pimpinan fraksi ini diterima Kasi Intel Novan Bernadi, SH, dan Kasi Pidana Khusus Herpin Hadat, SH.

H. Zainal Arifin menjelaskan bahwa pihaknya datang ke Kejari berniat untuk melaporkan Pimpinan DPRD Sumenep.

Baca Juga:  Langgar Kode Etik, Empat Polisi di Sumenep Disanksi Penurunan Pangkat

Menurutnya, laporan tersebut sengaja dilayangkan lantaran biaya penginapan hotel pimpinan diduga ada penyalahgunaan anggaran. Khususnya, ke luar daerah atau luar provinsi.

“Karena versi kami ada pelanggaran, maka dilaporkan ke Kejari,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, pimpinan DPRD mendapatkan jatah Rp 8,5 juta untuk biaya penginapan per malam, jika dua malam maka muncul angka Rp 17 juta. Namun, mereka tidak menginap dan memilih menginap di hotel lain yang lebih murah.

“Boleh 30 persen itu, sekitar Rp 5 juta, tapi dengan catatan tidak bermalam di hotel, misalnya di rumah saudarnya atau dimana,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rujak Bupati Sumenep Laku 1 Juta Lebih, Bagaimana Rasanya?

Anehnya, terang politisi PDI Perjuangan ini, mereka tetap menginap di hotel dengan harga murah. Sehingga, disinyalir ada keuntungan.

“Kan selisihnya banyak. Otomatis, ada keuntungan pribadi di sini, dan diduga memperkaya diri sendiri,” tuturnya.

H. Zainal mengaku mengantongi sejumlah bukti, diantaranya foto tiga Pimpinan DPRD bermalam disalah satu hotel di Tangerang, padahal saat itu tiga Pimpinan Dewan mengambil biaya penginapan 30 persen.

Selain itu, Zainal juga mengaku memiliki bukti berupa bukti transfer dana 30 persen dari biaya penginapan yang masuk ke rekening pribadi tiga Pimpinan DPRD.

Baca Juga:  Libatkan KIM, Diskominfo Pamekasan Sosialisasikan Pemanfaatan DBHCHT

“Menurut versi saya untuk memperkaya pribadi. Jadi tidak bagus seperti itu, mendingan hal-hal seperti itu dikembalikan ke Kasda, dari rakyat untuk rakyat, bukan dari rakyat untuk kantong pribadi,” sambungnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Sumenep, Novan Bernadi mengklaim kedatangan dua pimpinan fraksi itu memang hendak melaporkan. Namun, saat ini masih sekedar konsultasi dan kordinasi terkait biaya penginapan itu.

“Kami minta kronologisnya juga dilengkapi dan tertulis. Katanya minggu depan mau dilengkapi,” terangnya pada sejumlah awak media.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru