Pria di Camplong Sampang Aniaya Istri dan Tetangganya, Diduga Punya Hubungan dan Dilatarbelakangi Cemburu

- Admin

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang pria di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Heriyanto (41) nekat membacok istri dan tetangganya menggunakan celurit, Selasa (01/08/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, peristiwa penganiayaan yang terjadi di belakang SDN Tambaan VI, Dusun Gayam, Desa Tambaan itu diduga karena dipicu permasalahan cinta segitiga atau asmara.

Akibat pembacokan ini, sang istri yang bernama Siseh (26) mengalami luka sabetan senjata tajam di kepala sebelah kiri dan juga tengah, serta jari tengah dan jari manis tangan kanan putus.

Sedangkan Moh Febriyanto (41) pria yang diduga memiliki hubungan asmara dengan istrinya ini mengalami luka robek di punggung sedalam 15 cm serta luka robek di paha kiri dengan kedalaman sekitar 25 cm.

Salah satu warga setempat yang enggan namanya dipublis, menyebutkan bahwa peristiwa pembacokan yang terjadi hari ini itu diduga karena masalah cemburu.

Baca Juga:  Cegah Corona Meluas, Dinkes Sampang Gelar Rapid Test Massal di 4 Pasar Tradisional

“Pelaku membacoki istri dan pria yang merupakan iparnya ini berawal sejak pelaku mencium aroma perselingkuhan istrinya,” ujar sumber, Rabu (02/08/2023).

Padahal sebenarnya antara pelaku dengan korban itu masih memiliki hubungan keluarga. Istri korban dan si pelaku adalah saudara kandung.

“Pelaku dan istri korban ini masih saudara, karena pelaku dan istri korban ini adik kakak, alias merupakan saudara kandung,” beber sumber memungkasi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut. Namun, kata dia, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan.

“Iya benar, tapi sementara ini kami cuma mendapatkan informasi saja masih belum ada laporan resmi dari para korban,” kata Sujianto.

Menurutnya, meskipun tidak mendapatkan laporan secara resmi dari para korban tetapi pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenarannya.

“Begitu kami dapat informasi peristiwa itu, kami langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi adanya tindak pidana penganiayaan itu,” akunya.

Baca Juga:  Anggota Komisi IV DPRD Sampang Ragukan Akurasi Data Penerima BLT DBHCHT

Sujianto mengatakan, berdasarkan keterangan dari istri terduga pelaku, bahwa kejadian itu berawal adanya cekcok mulut antara pelaku dengan korban pertama (istrinya).

“Saat itu korban sedang tidur di dalam kamarnya, kemudian suami korban masuk ke dalam kamar dan terjadi cekcok mulut,” tutur Sujianto.

Saat terjadi cekcok mulut itu, sambung Sujianto, tiba-tiba sang suami langsung membacok korban pada kepala dan tangan kanan dengan menggunakan sebilah celurit.

“Setelah melakukan penganiayaan itu, lalu sang suami kemudian meninggalkan TKP. Menurut korban, sang suami ini salah paham dan menuduh istrinya memiliki hubungan khusus,” ungkap Sujianto.

Kemudian, kata Sujianto, berdasarkan keterangan dari korban kedua (pria yang dicurigai memiliki hubungan asmara dengan istri pelaku), pada waktu itu korban ingin memberi pakan sapi yang berada di kandang.

“Sesampainya di kandang sapi, korban melihat seorang pria yang tidak di kenal, kemudian pria itu lari ke arah utara dan korban mengejar pria itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pasca OTT, Polres Sampang Bakal Dalami Kasus Pemerasan yang Dilakukan Dua Oknum LSM

Pengejaran kurang lebih 50 meter, tepatnya dibelakang SDN Tambaan 5. Tiba-tiba korban di pukul oleh orang lain hingga mengenai bagian pinggang dan paha kiri sebelah belakang.

“Kemudian korban berteriak maling, lalu orang yang sudah melakukan pemukulan itu lari ke arah utara,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Sujianto, korban kemudian pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, korban melihat sarung yang di pakainya itu berlumuran darah.

“Saat di cek oleh istrinya korban mengalami luka bacok di punggung dan di paha kiri sebelah belakang. Kemudian korban oleh istrinya dibawa ke Puskesmas,” bebernya.

Kata Sujianto, menurut keterangan dari pihak korban, mereka tidak akan memperpanjang dan tidak melaporkan penganiayaan itu kepada pihak yang berwajib.

“Informasinya, mereka tidak mau memperpanjang dan juga tidak mau mempermasalahkan masalah ini ke proses hukum,” tandasnya.

Berita Terkait

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro
LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum
Humas SMA 3 Bojonegoro Sebut Pendidikan Tak Gratis, Sinyal Dana PIP Kian Rawan Jadi ‘Bancakan’
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Krisis Energi di Lumbung Gas Bojonegoro: Jargas Dinilai Mahal, LPG 3 Kg Langka dan Tembus Rp35 Ribu
SMAN 3 Bojonegoro Rekreasi ke Bali

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Rabu, 8 April 2026 - 15:45 WIB

Krisis Energi di Lumbung Gas Bojonegoro: Jargas Dinilai Mahal, LPG 3 Kg Langka dan Tembus Rp35 Ribu

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIB

SMAN 3 Bojonegoro Rekreasi ke Bali

Rabu, 8 April 2026 - 09:47 WIB

Hasil Voting Parapatan PSHT Rayon Tanjungharjo: Yusuf Terpilih Sebagai Ketua Periode 2026-2029

Sabtu, 4 April 2026 - 15:53 WIB

Lima Nama Kandidat Ketua DPC PKB Bojonegoro Diusulkan ke Pusat

Jumat, 3 April 2026 - 18:42 WIB

Sinergi Membangun Daerah, Letkol Inf Dwi Wijayanto Paparkan Proyek Strategis di Hadapan Awak Media

Berita Terbaru