Marak Isu Penculikan Anak, Disdik Sumenep Keluarkan Surat Edaran

Penculilan anak, Disdik Sumenep

(Kiri) Edaran dari Dinas Pendidikan (Kanan) Kepala Dinas Pendidikan Sumenep

Blibli

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Maraknya tentang isu penculikan anak yang beberapa hari terakhir ini membuat masyarakat resah, terutama di Kabupaten Sumenep.

Dalam memberikan antisipasi atas isu tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mengeluarkan surat edaran kewaspadaan.

Surat edaran dengan nomor 421/260/435.101.1/2020 yang dikeluarkan Disdik Kabupaten Sumenep pada tanggal 19 Februari 2020, inti dari isi surat edaran tersebut berupa himbauan untuk selalu waspada terhadap upaya penculikan anak yang akhir-akhir ini marak dibicarakan di media sosial.

Surat itu ditujukan kepada kepala satuan pendidikan dari tingkat PAUD/TK, SD dan SMP Negeri/Swasta se Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Sebanyak 26 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Job Market Fair Sumenep

Dalam surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyampaikan beberapa upaya dalam mengantisipasi terhadap isu penculikan anak.

Diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan penculikan peserta didik, dengan cara memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik ke sekolah adalah orang tua/wali/keluarga yang sudah dikenal oleh sekolah.

Selain itu, ada beberapa poin himbauan yang dikeluarkan melalui surat edaran Disdik Sumenep, yaitu apabila yang menjemput bukan orang tua/wali/keluarga dan tidak dikenal oleh pihak sekolah, maka peserta didik tetap berada di sekolah dan kepala sekolah segera menghubungi orang tua/wali/keluarga peserta didik dimaksud agar menjemput.

Baca Juga:  Mesin Mati, Perahu Rombongan Pengantin di Sumenep Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

Serta untuk selalu membatasi peserta didik keluar lingkungan/area sekolah pada saat jam istirahat, termasuk untuk kepentingan membeli jajanan di luar sekolah.

Hingga isi poin yang terakhir dalam surat edaran tersebut, menghimbau terhadap kantin sekolah, yang harus perlu menyediakan makanan dan minuman peserta didik yang sehat dan higienis, di samping untuk kesehatan peserta didik, juga untuk menghindari adanya penculikan dengan kedok penjual jajanan.

Beberapa poin dimaksud, merupakan kekhawatiran Disdik Sumenep dalam maraknya isu penculikan anak yang marak dibicarakan saat ini, agar supaya para orang tua serta pihak sekolah turut memperhatikan dan mengawasi anak dan peserta didiknya.

Baca Juga:  Ban Keluara Jalur, Warga Sidoarjo Alami Kecelakaan di Tol Krian Mojokerto

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Carto menerangkan, bahwa surat edaran tersebut merupakan himbauan terhadap masyarakat untuk selalu mewaspadai terhadap isu-isu yang beredar tentang penculikan anak.

“Surat edaran ini hanya himbauan untuk masyarakat Sumenep dan sekitarnya, minimal kita sudah berbuat, walaupun hanya mengimbau lewat surat,” pungkas Carto, Rabu (19/02).

Blibli

Leave a Reply