Marak Isu Penculikan Anak, Disdik Sumenep Keluarkan Surat Edaran

- Admin

Rabu, 19 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Maraknya tentang isu penculikan anak yang beberapa hari terakhir ini membuat masyarakat resah, terutama di Kabupaten Sumenep.

Dalam memberikan antisipasi atas isu tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mengeluarkan surat edaran kewaspadaan.

Surat edaran dengan nomor 421/260/435.101.1/2020 yang dikeluarkan Disdik Kabupaten Sumenep pada tanggal 19 Februari 2020, inti dari isi surat edaran tersebut berupa himbauan untuk selalu waspada terhadap upaya penculikan anak yang akhir-akhir ini marak dibicarakan di media sosial.

Surat itu ditujukan kepada kepala satuan pendidikan dari tingkat PAUD/TK, SD dan SMP Negeri/Swasta se Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Polres Sumenep Ringkus Warga Bondowoso Saat Berada di Gudang Kosong

Dalam surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyampaikan beberapa upaya dalam mengantisipasi terhadap isu penculikan anak.

Diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan penculikan peserta didik, dengan cara memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik ke sekolah adalah orang tua/wali/keluarga yang sudah dikenal oleh sekolah.

Selain itu, ada beberapa poin himbauan yang dikeluarkan melalui surat edaran Disdik Sumenep, yaitu apabila yang menjemput bukan orang tua/wali/keluarga dan tidak dikenal oleh pihak sekolah, maka peserta didik tetap berada di sekolah dan kepala sekolah segera menghubungi orang tua/wali/keluarga peserta didik dimaksud agar menjemput.

Baca Juga:  Bidik SDA, Posko II Kukerta '22 STAIM Sumenep Gelar Seminar di Desa Larangan Barma

Serta untuk selalu membatasi peserta didik keluar lingkungan/area sekolah pada saat jam istirahat, termasuk untuk kepentingan membeli jajanan di luar sekolah.

Hingga isi poin yang terakhir dalam surat edaran tersebut, menghimbau terhadap kantin sekolah, yang harus perlu menyediakan makanan dan minuman peserta didik yang sehat dan higienis, di samping untuk kesehatan peserta didik, juga untuk menghindari adanya penculikan dengan kedok penjual jajanan.

Beberapa poin dimaksud, merupakan kekhawatiran Disdik Sumenep dalam maraknya isu penculikan anak yang marak dibicarakan saat ini, agar supaya para orang tua serta pihak sekolah turut memperhatikan dan mengawasi anak dan peserta didiknya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumenep Soroti Penjualan BBM oleh SPBU Milik Pemkab Sumenep yang Diduga di Atas HET

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Carto menerangkan, bahwa surat edaran tersebut merupakan himbauan terhadap masyarakat untuk selalu mewaspadai terhadap isu-isu yang beredar tentang penculikan anak.

“Surat edaran ini hanya himbauan untuk masyarakat Sumenep dan sekitarnya, minimal kita sudah berbuat, walaupun hanya mengimbau lewat surat,” pungkas Carto, Rabu (19/02).

Berita Terkait

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru