Pembacokan di Gadding Diduga Karena Motif Asmara

- Admin

Minggu, 9 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dalam kasus pembacokan orang tak dikenal terhadap salah satu warga Desa Gadding Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep atas nama Wakid (41), Sabtu (08/02), akhirnya Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) AKBP Andi Febrianto Ali, S.E, Kabupaten Sumenep, turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihaknya datang bersama sejumlah personil, dan pihaknya membenarkan atas kejadian tersebut, bahwa telah terjadi pembacokan atas anama Wakid hingga meninggal dunia.

“Saya baru tiba di TKP, Informasi awal memang ada penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggalnya seseorang,” ungkapnya pada awak media.

Baca Juga:  Polda Jatim Terjunkan Satgas Gakkum Dalam Operasi Aman Nusa II di Hari Keempat Pelaksanaan PPKM Darurat

Dia menjelaskan, bahwa pihaknya berupaya untuk mengamankan TKP, mengamankan dari pihak tersangka, jangan sampai kejadian ini sampai meluas. Mengamankan semua yang berpotensi terjadinya konflik yang lebih besar lagi.

Namun, hingga kini belum memberikan kepastian atas nama pelaku pembacokan yang menimpa korban.

Namun, dari pengakuan warga Desa Batuputih saat berada di TKP, menjelaskan, jika Wakid (Korban) adalah warga asli Dusun Sobi, Desa Larangan Kerta, Kecamatan Batiputih. Lalu, Korban ikut istrinya yakni Akidah (30), yang merupakan warga Dusun Buadan, Desa Gadding, Kecamatan Manding.

Baca Juga:  Hendak Transaksi Narkoba, Warga Kolor Diringkus Satreskoba Sumenep

“Korban ini sebenarnya adalah warga asli Batuputih yang ikut istrinya ke Gadding, tidak tahunya dia dibunuh orang,” terang K salah seorang waktu berada di TKP, yang enggan disebutkan namanya ini.

Warga yang tidak mau disebutkan namanya tersebut memberikan penjelasan bahwa pelakunya itu orang Desa Tenonan, inisial MD.

Lebih lanjut ia menjelaskan kronologi hingga motif pembunuhan tersebut, bahwa kuat dugaan, bahwa pelaku adalah mantan suami istri bahwa pelaku tidak terima apabila menikah dengan korban, hingga ada kata-kata yang berbau ancaman terhadap korban sebelum kejadian.

Baca Juga:  Nama Fattah Jasin Cukup Unggul, Tiga Paslon Diprediksi Akan Bertarung Sengit di Pilkada Sumenep

“Bisa jadi, korban di bacok oleh orang suruhan mantan suami kstrinya sendiri. Karena mereka masih genap 1 bulan menikah,” tuturnya.

Sementara itu, Wakapolres Sumenep, AKBP. Andi masih akan terus mendalami kasus tersebut hingga pelaku tertangkap.

“Kami terjunkan beberapa personil. Korban sudah dibawa ke rumah duka, sementara kami masih komunikasikan dengan pihak Kepala Desa setempat agar tersangka bisa menyerahkan diri dan tersangka bisa kami amanakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru