Warga Manding Sumenep Dibacok Orang Tak Dikenal

- Admin

Sabtu, 8 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pembacokan oleh orang tak dikenal dialami oleh Wakid (41) salah seorang warga Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Sabtu (8/02) sekira 14.30 WIB.

Menurut informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah korban setelah korban dibacok orang tak dikenal tersebut langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan yang serius, dan hingga akhirnya nyawa korban tidak tertolong.

Dari informasi mertua korban yaitu Busiya, saat berada di Puskesmas, menjelaskan kronologi kejadiannya bahwa korban dibacok di depan rumahnya sendiri sebanyak tiga kali oleh pelaku dengan menggunakan celurit.

Baca Juga:  Pria Tua Meninggal Mendadak di Atas Kapal, Puskesmas Sapeken Sumenep Pastikan Bukan Corona

“Setelah melakukan pembacokan pelaku lari ke arah timur TKP,” ungkap Busiya

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Gadding Busairi, saat dikonfirmasi awak media mengatakan baru mengetahui kejadian pembacokan saat informasi tersebut sudah di Puskesmas setempat.

“Saya kurang tahu, coba langsung tanya keluarga korban,” terang Busairi pada awak media.

Selain itu, Kades Gadding juga mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu apa yang menjadi motif pembacokan yang menghilangkan nyawa salah satu dari warganya tersebut.

“Belum juga. Saya tidak tahu,” katanya.

Baca Juga:  Mudik Dilarang, Tempat Wisata di Kabupaten Sampang Boleh Buka

Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sektor Polsek Manding.

“Tunggu dulu, masih saya infokan ke Polres Sumenep,” singkatnya, di Puskesmas.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru