Sempat Ngendap, Kasat Reskrim Polres Sumenep Janji Bongkar Kasus Gedung Dinkes

- Admin

Jumat, 31 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, hingga saat ini masih mengendap di penyidik Kepolisian Resort (Polres) Sumenep.

Padahal kasus Tipikor tersebut sudah 6 tahun lamanya sejak dilaporkan pada tahun 2015 silam, yaitu sejak Polres Sumenep dipimpin oleh AKBP Rendra Radita Dewayana, S.I.K.

Nyatanya, kasus tersebut masih tertumpuk rapi, dan akan dilanjutkan oleh Kasatreskrim Polres Sumenep yang baru. Sedangkan tersangka sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan terkait kasusnya.

Baca Juga:  'Ngopi Bareng Petani', Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Bersinergi

Kasat Reksrim Polres Sumenep AKP Oscar Setjo Stefanus mengatakan bahwa pihaknya membongkar kasus yang sempat ngendap.

“Selama saya menjabat di sini, saya berjanji akan melakukan secara maksimal terkait beberapa kasus yang belum selesai,” kata Kasat Reksrim Polres Sumenep AKP Oscar Setjo Stefanus saat dikonfirmasi, Kamis (30/1).

Dilain sisi AKBP Deddy Supriadi, S.I.K, M.I.K selaku Kapolres Sumenep saat ini juga menjelaskan bahwa kasus dugaan korupsi gedung Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Sumenep yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumenep tahun 2014 tetap dalam penyidikan, dan untuk saat ini sudah menetapkan kedua tersangka dengan inisial I dan A sebagai tersangka.

Baca Juga:  Tahun 2021, Pemkab Pamekasan Fokus Pulihkan Sektor Prekonomian

Menurut Deddy panggilan akrabnya, bahwa proses penahanan tindak pidana ini tidak mutlak dilakukan, tergantung daripada penilaian penyidik terhadap yang bersangkutan. Tentunya hal ini berbeda dengan kasus-kasus lain semisal kejahatan jalanan yang mengganggu terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat secara umum.

“Kalau kasus Tipikor memang secara spesifik perlakuannya juga berbeda, tapi kita bisa melihat atau menilai apakah yang bersangkutan kooperatif atau tidak,” jelasnya

Deddy mengatakan, bahwa minimnya sejumlah jaksa yang ada di Kejari Sumenep dirasa juga menjadi kendala.

Baca Juga:  Terdampak Covid-19, Kapolda Jatim Berikan Bantuan Sembako Kepada Mahasiswa

“Karena mengingat juga jumlah jaksa yang minim, tentunya ketika kita melakukan penahanan akan menghabiskan masa penahan yang sangat lama,” jelasnya

“Jadi kita berharap ini akan menjadi efek jera bagi pejabat negara atau pun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kubuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep,” kata Kapolres Sumenep.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru