‘Ngopi Bareng Petani’, Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Bersinergi

- Admin

Kamis, 10 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi melakukan ngopi bersama Petani di Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Kamis, 10 Maret 2022.

Acara ngobrol pintar bareng petani itu diselenggarakan Aliansi BEM se-Kabupaten Sumenep dengan mengangkat tema Berdayakan Petani Wujudkan Rertanian Modern dan Maju Guna Mengentaskan Kemiskinan Ektrem Kabupaten Sumenep.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fauzi tampak didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan Kabupaten Sumenep Arief Firmanto.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, untuk mewujudkan kesejahteraan para petani memang diperlukan sinergisitas dan kolaborasi.

Baca Juga:  Mewujudkan Generasi Millenial, Dirlantas Polda Jatim Sambang Ubaya

Bupati Fauzi menekankan agar ke depan kolaborasi antara petani dan pemerintah, dalam hal ini PPL (penyuluh pertanian lapangan) yang paling dekat terus ditingkatkan.

Sebab, lanjut suami Nia Kurnia, Pemkab Sumenep tidak bekerja sendiri tanpa dukungan semua stakeholder. Termasuk dari kalangan pemuda atau mahasiswa yang konsen mengawal pertanian.

“Dengan sinergisitas dan kerja sama yang baik, semuanya akan lebih mudah. Misalnya petani ada masalah terkait pertanian, bisa langsung disampaikan agar bisa segera dicarikan solusi penanganannya,” ujar dia.

Baca Juga:  Di Tengah Wabah Covid 19, Wabup Fauzi Bagi-bagi 1.100 Paket Sembako ke Abang Becak

Koordinator Aliansi BEM se-Kabupaten Sumenep Nur Hayat menyampaikan, kegiatan ‘ngopi bareng petani’ merupakan tindak lanjut dari yang selama ini telah dilakukan pihak. Salah satunya mengawal persoalan pupuk beberapa waktu lalu.

“Hari ini kami mengundang Bapak Bupati ‘ngopi bareng petani’ agar bisa berinteraksi dan mengetahui langsung apa yang dibutuhkanoleh petani,” ujarnya.

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru