Peserta Tes CPNS Sumenep Bawa Jimat, Demi Keberuntungan?

- Admin

Senin, 27 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Demi keberuntungan dalam menjalankan tes calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 di Kabupaten Sumenep, salah satu peserta membawa jimat.

Hal itu diketahui setelah dilakukan sterilisasi peserta oleh tim dari Inspektorat Sumenep sebelum mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) di Gedung SKD Batuan, Sumenep, Senin (27/1).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abdul Madjid membenarkan jika ada dua orang yang membawa jimad.

“Dua orang berupa ikat pinggang,” terangnya saat dihubungi via WhatshAppnya, Senin (27/01).

Ia menambahkan, dalam tes CPNS yang dilakukan hari ini, pihaknya memasang sejumlah CCTV, termasuk di ruang tes. Untuk satu ruang tes saja, setidaknya ada dua titik yang dipasangi CCTV.

Baca Juga:  Perjelas Soal Pokir, AMOS Gelar FGD

Selain itu juga, tes CPNS kali ini juga melibatkan tim dari Inspektorat Sumenep dalam melakukan sterilisasi dengan menggunakan detector kepada para peserta.

Sterilisasi tersebut dilakukan, agar peserta tidak membawa barang apa saja ke dalam ruang tes, termasuk Handphone maupun alat tulis.

Dari upaya sterilisasi yang dilakukan itulah, kata Madjid diketahui ada sejumlah peserra tes CPNS yang membawa jimat. Hanya saja, Madjid tidak menjelaskan lebih rinci soal siapa dan seperti apa jimat yang dibawa peserta tes CPNS pada saat itu.

Baca Juga:  ART di Bondowoso Culik Bayi Majikan Usia 8 Bulan, 'Bekal' Mengemis di Jakarta

“Pertama, untuk meyakinkan panitia dari BKN bahwa peserta itu tidak bawa barang apa-apa lagi, baik itu bolpoin, barang canggih, jimat, kayaknya ada jimat tadi yah, gak tau berapa orang,” katanya saat ditemui media di lokasi tes CPNS.

Selain itu, dalam penggunaan CCTV dan pelibatan tim Inspektorat dalam upaya sterilisasi peserta, juga untuk meyakinkan peserta bahwa tidak ada intervensi dari siapapun dalam pelaksanaan tes CPNS ini. Termasuk memberi kepercayaan pada peserta di ruang tes, tidak ada alat IT yang dicurigai dapat membantu peserta tes.

Baca Juga:  Sebulan Diresmikan, Sistem E-TLE Sudah Jaring 6.035 Pelanggar Lalin

“Kedua, ini memberikan kepercayaan pada peserta, ini benar-benar steril, tidak ada yang pakai IT dan semacamnya,” tambah mantan Kepala DPMPTSP Sumenep itu.

Untuk itu, Madjid berharap, jika ada yang mengiming-imingi peserta bahwa yang bersangkutan bisa diloloskan, peserta tidak percaya pada orang tersebut, sekalipun mengatasnamakan pejabat. Karena hasil tes dapat dilihat langsung oleh peserta sesaat setelah tes dilakukan.

“Jika ada yang mengatasnamakan pejabat, anggota DPR, jangan percaya. Karena mereka keluar dari tempat tes, mereka sudah tau. Mereka lulus atau tidak,” ucapnya.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB