SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisno Andika pantau anggota Tim Tanggap Bencana, di depan Gedung Direktorat Samapta Polda Jawa Timur, Senin (06/01/2020).
“Polda Jawa Timur, untuk kesiapan terkait antisipasi bencana alam, baik banjir, angin puting beliung, tanah lonsor, hal itu, sudah disampaikan sebelum dilaksanakan operasi Lilin Semeru 2019 kemaren,” ujar Kabid Humas Polda Jatim.
Berdasarkan instruksi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Drs Luki Hermawan, melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisno Andika menyampaikan, seluruh Polres-polres yang ada di wilayah Jawa Timur, untuk mendirikan posko di setiap daerah masing-masing.
Adapun dalam pemasangan posko di 39 Polres jajaran Polda Jatim, yang sudah di pasang posko ada 80 posko, sesuai dengan kerawanan dan potensi yang ada bencana alam di wilayah Jawa Timur.
“Dari ke 39 Polres jajaran Polda Jatim, ada yang memasang dua atau tiga posko, termasuk dengan kerawanan bencana alam masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisno Andika.
Pihaknya juga menyampaikan, yang perlu diwaspadaikan pertama curah hujan tinggi, untuk perdataran pesisiran yang rendah, tentunya banjir, untuk dataran tinggi atau bukit dan pegunungan, tentunya potensi dengan tanah longsor, dan beberapa daerah juga memiliki potensi angin puting beliung.
Baru kemaren di wilayah Kota Surabaya, ada bohon roboh dan secara tanggap posko yang bantu juga bersama-sama dengan pemerintah daerah TNI Badan penanggunan bencana alam, kemudian Timsar, seluruh elemen bersatu padu termasuk Tagana, untuk membersihkan dan juga antisipasi serta mengevakuasi para korban.
“Kalau polri sendiri kita menyiapkan ada pos Evakuasi pos informasi di dalamnya kelengkapannya kesehatan lapangan, dapur lapangan, dan kepotensi perlengkapan, dan kopetensi untuk penanggulan bencana alam,” pungkas Kabid Humas Polda Jatim.

















