Jadi Kades Termuda, Ini Komitmen Dian Megawati untuk Banuaju Timur

- Admin

Selasa, 31 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Baru umur 26 tahun, Dian Megawati sudah terilih menjadi Kepala Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang, Kaabupten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Wanita kelahiran 1993 itu resmi dilantik Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Senin (30/12) sekira pukul 09.00 WIB.

Dian Megawati terpilih sebagai Kades di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang setelah berhasil menumbangkan dua rivalnya, pada pelaksanaan Pilkades Serentak 7 November 2019 lalu.

Dian Megawati menjadi sosok Kades Termuda di antara 225 kades lainnya di Sumenep.

Putri dari pasangan Sahawi dan Nur Wahidah itu mengucapkan terimakasih kepada rakyat Banuaju Timur yang telah mempercayai dirinya memimpin desanya.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Lantik Anggota PAW dari Fraksi PDIP

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga di Desa Banuaju Timur yang memberi saya amanah. Semoga amanah ini bisa saya emban untuk memajukan serta mensejahterakan Desa Banuaju Timur,” ungkapnya sambil tersenyum tipis.

Setelah resmi dilantik, Dian mengaku akan fokus untuk bekerja. Baginya, pelantikan tersebut adalah awal untuk membuktikan kinerja kepada masyarakat Banuaju Timur.

“Yang pasti saya akan melanjutkan program yang sudah ada. Dan melaksanakan program-program baru yang sudah tercantum dalam visi dan misi ketika maju di Pilkades Serentak kemarin,” terangnya.

Baca Juga:  Sebagai Daya Tarik Wisatawan, Bupati Sumenep Buka Lomba Karapan Kambing

Bahkan, dirinya mengku akan mengembangkan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) yang ada di Desa Banuaju Barat.

“Nanti saya prioritskan BumDes dulu,” imbuhnya.

Istri dari Sugiyanto tersebut berkomitmen menyelengarakan pemerintahan desa yang professional, transparan, dan akuntabel.

“Sebagai pemimpin, tugas berat saya adalah bagaimana membawa desa menuju kemajuan dengan menggali dan memaksimalkan potensi SDM dan SDA di desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dian.

Apalagi, darah pemimpin memang sudah mengalir dalam dirinya. Karena sebelum Dian resmi menjadi Kades hari ini, Desa Banuaju Timur dipimpin oleh Nur Wahidah, yang tak lain adalah ibunya.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Gunung Maddah Sampang, Satu Terduga Pelaku Dibekuk, Satu Orang Masih Buron

“Kakek saya dulu juga menjadi Kepala Desa,” aku Dian.

Namun demikian, ia percaya bahwa itu semua tidak cukup untuk membawa Banuaju Timur menjadi desa yang maju dan sejahtera warganya. Sehingga, Dian berharap dukungan semua pihak dalam memimpin Desa Banuaju Timur.

“Walau bagaimanapun, saya tidak bisa membangun desa dengan sendirian. Tetapi dengan dukungan masyarakat, suami, dan orang tua, juga aparatur desa dan BPD, saya optimis memajukan Desa Banuaju Timur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru