Jadi Kades Termuda, Ini Komitmen Dian Megawati untuk Banuaju Timur

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Baru umur 26 tahun, Dian Megawati sudah terilih menjadi Kepala Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang, Kaabupten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Wanita kelahiran 1993 itu resmi dilantik Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Senin (30/12) sekira pukul 09.00 WIB.

Dian Megawati terpilih sebagai Kades di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang setelah berhasil menumbangkan dua rivalnya, pada pelaksanaan Pilkades Serentak 7 November 2019 lalu.

Dian Megawati menjadi sosok Kades Termuda di antara 225 kades lainnya di Sumenep.

Putri dari pasangan Sahawi dan Nur Wahidah itu mengucapkan terimakasih kepada rakyat Banuaju Timur yang telah mempercayai dirinya memimpin desanya.

Baca Juga:  Dua Wanita Cantik Ini Alami Kecelakaan, Satu Meninggal

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga di Desa Banuaju Timur yang memberi saya amanah. Semoga amanah ini bisa saya emban untuk memajukan serta mensejahterakan Desa Banuaju Timur,” ungkapnya sambil tersenyum tipis.

Setelah resmi dilantik, Dian mengaku akan fokus untuk bekerja. Baginya, pelantikan tersebut adalah awal untuk membuktikan kinerja kepada masyarakat Banuaju Timur.

“Yang pasti saya akan melanjutkan program yang sudah ada. Dan melaksanakan program-program baru yang sudah tercantum dalam visi dan misi ketika maju di Pilkades Serentak kemarin,” terangnya.

Bahkan, dirinya mengku akan mengembangkan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) yang ada di Desa Banuaju Barat.

Baca Juga:  Pertanyakan Realisasi CSR PT Ophir Medco Energy Company, Warga Giliraja Demo DPRD

“Nanti saya prioritskan BumDes dulu,” imbuhnya.

Istri dari Sugiyanto tersebut berkomitmen menyelengarakan pemerintahan desa yang professional, transparan, dan akuntabel.

“Sebagai pemimpin, tugas berat saya adalah bagaimana membawa desa menuju kemajuan dengan menggali dan memaksimalkan potensi SDM dan SDA di desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dian.

Apalagi, darah pemimpin memang sudah mengalir dalam dirinya. Karena sebelum Dian resmi menjadi Kades hari ini, Desa Banuaju Timur dipimpin oleh Nur Wahidah, yang tak lain adalah ibunya.

“Kakek saya dulu juga menjadi Kepala Desa,” aku Dian.

Namun demikian, ia percaya bahwa itu semua tidak cukup untuk membawa Banuaju Timur menjadi desa yang maju dan sejahtera warganya. Sehingga, Dian berharap dukungan semua pihak dalam memimpin Desa Banuaju Timur.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Hadiri Launching Aplikasi Cak Tejo

“Walau bagaimanapun, saya tidak bisa membangun desa dengan sendirian. Tetapi dengan dukungan masyarakat, suami, dan orang tua, juga aparatur desa dan BPD, saya optimis memajukan Desa Banuaju Timur,” pungkasnya.

Leave a Reply