Tak Dapat Restu Menikah Dari Orang Tua, Tutor Bahasa Inggris di Kediri Gantung Diri

KEDIRI, SUARABANGSA.co.id – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di celah lubang angin kamar kos milik Fajar Rohman, warga jalan Brawijaya Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupten Kediri.

Rico Aulia Putra (28) warga Jorong Lambah Tangah Kecamatan Ampek Angkek Bukit Tinggi Sumatra Barat yang bekerja sebagai tutor di salah satu lembaga bahasa Inggris “Pandawa” kampung Inggris Tulungrejo Pare, Kamis (06/02)

Kejadian kali pertama diketahui Lukman Juninto teman korban, sekira pukul 06.00 WIB yang berniat untuk membangunkan korban, setelah berulang kali dipanggil namun tidak ada jawaban dari korban, merasa janggal lalu Lukman Juninto langsung membuka pintu samping rumah belakang dan mengetahui korban sudah dalam posisi tergantung di celah lubang angin dengan seutas tali kabel tepat di depan pintu kamarnya.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Cangkrukan Bersama Petani Garam

Mengetahui kejadian tersebut dan korban diduga sudah meninggal, Lukman langsung melaporkan ke RT dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pare.

Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya gantung diri, anggota Polsek Pare dan tim Inafis Polres Kediri serta petugas kesehatan dari puskesmas Pare langsung menuju tempat kejadian.

Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Kediri dan tim kesehatan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban murni gantung diri.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi berupa tali kabel warna putih yang dipakai korban untuk gantung diri serta pakaian korban.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Berikan Penghargaan Kepada Anggota Ditlantas

Menurut informasi yang beredar bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena tidak direstui orang tuanya untuk menikahi gadis pujaan hatinya.

“Kapolsek Pare Iptu I Nyoman Sugita menjelaskan, korban meninggal akibat jeratan tali kabel yang mengikat lehernya yang dipakai gantung diri,” terangnya

“Korban sementara kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara Kota Kediri sambil menunggu pihak keluarga korban,” pungkas Kapolsek Pare Iptu I Nyoman Sugita.

Leave a Reply