Dicelurit Warga Karangbudi, Warga Sumenep Mulutnya Robek

- Admin

Senin, 9 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sigit Prasetyo warga Dusun Podak, Desa Kacongan, Shoumy Rhomdany warga jalan KH Mansyur Desa Pabian, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi korban penganiayaan, Minggu (8/12).

Keduanya dianiaya oleh Eko Dian Purwanto (22) warga Dusun Patebbuen, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura di taman Bunga Pasar Bangkal Desa Bangkal Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep sekitar jam 02.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa anggota reskrim Polres Sumenep mendapatkan informasi tentang adanya perkara penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat.

Baca Juga:  Peserta Tes CPNS Sumenep Bawa Jimat, Demi Keberuntungan?

“Mendapatkan informasi tersebut selanjutnya anggota melakukan lidik kebenaran informasi tersebut,” terangnya.

Setelah dilakukan lidik diketahui bahwa pelaku penganiayaan tersebut adalah tersangka Eko Dian Purwanto.

“Anggota satreskrim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku, kemudian setelah mengetahui keberadaan pelaku selanjutnya anggota Resmob satreskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku,” imbuhnya.

Setelah dilakukan interogasi pelaku mengakui bahwa pelaku bersama dengan adiknya yang bernama Dwi telah melakukan penganiayaan terhadap korban Sigit Prasetyo dan Shoumy Rhomdany dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit.

Kasubag Humas tidak menjelaskan kronologi penganiayaan tersebut. Namun dalam kasus ini, pihaknya menyita satu buah clurit terbuat dari besi dengan pegangan kayu warna hitam.

Baca Juga:  Besuk Keluarga Di Rumah Tahanan, Dirtahti Ajak Keluarga Segera Ambil 'Barcod'

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru