Tante-tante Cantik Ini Jadi Mucikari, Penghasilannya Mencengangkan

- Admin

Rabu, 4 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Nahas betul yang dialami oleh dua wanita Desa Pamolokan, Kecamaan Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ini.

Pasalnya, aksinya sebagai mucikasi harus terhenti ketika ditehui oleh Unit Resmob Polres Sumenep.

Keduanya adalah FA (40) dan E (36) warga jalan Imam Bonjol Desa Pamolokan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, mereka ditangkap polisi, Senin (02/12) sekira pukul 17.00 WIB di sebuah hotel di Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa para tersangka mencarikan wanita apabila ada laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Baca Juga:  Setalah Alami Tabrakan, Warga Kopedi Sumenep Tewas

“Sedangkan laki-laki tersebut disuruh menunggu di hotel yang telah ditentukan,” terangnya.

Peran dari tersangka 1 adalah menerima pesanan dari laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan.

“Sedangkan peran dari tersangka 2 adalah menghubungi wanita yang akan melayani laki-laki tersebut,” imbuhnya.

Para tersangka menyuruh wanita yang akan melayani laki-laki tersebut langsung menuju hotel yang telah ditentukan untuk melakukan hubungan badan.

“Dari transaksi tersebut para tersangka memperoleh keuntungan masing-masing sebesar Rp. 100.000,” pungkasnya.

Dari tangan dua pelaku, polisi menyita satu unit HP merk OPPO warna gold. Satu unit HP merk EVERCROSS warna hitam merah. Serta Uang sejumlah Rp. 500.000.

Baca Juga:  Seorang Yatim di Pamekasan Ini Jalani Hidup Serba Kekurangan

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru