Seorang Yatim di Pamekasan Ini Jalani Hidup Serba Kekurangan

- Admin

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Berangkat dan pulang sekolah bersama dengan teman sambil naik sepeda, serta bercanda di jalan, adalah keseruan bagi semua anak-anak.

Akan tetapi hal itu tidak dirasakan oleh Rahmat Nur Firman (10), seorang Yatim yang saat ini tengah duduk di kelas IV salah satu Sekolah Dasar, yang ada di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Firman biasa ia disapa, setiap harinya harus bangun pagi lebih awal, bukan tanpa alasan ia harus bangun pagi-pagi buta, karena ia harus pergi ke sekolah di waktu pukul 5:00 habis subuh.

Baca Juga:  Kabaharkam Polri Berikan Penghargaan Kapada Anggota Polda Jatim

Ya, dengan diantar sang Nenek Sri (60) yang sudah baya, Firman menyisir trotoar disaat angin dingin masih berhembus.

Dengan tanpa sarapan, jarang bawa uang saku, seragam serta tas sekolah yang lusuh, sepatu yang sudah bolong-bolong, ia pergi ke sekolah. Tapi itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mencari ilmu.

“Kalau tidak bawa uang saku ya diam duduk-duduk kalau pas jam istirahat sekolah,” ucap Firman polos.

Perlengkapan sekolah yang bagus hanyalah sebuah mimpi baginya saat ini, betapa tidak, sang nenek harus dengan susah payah mengumpulkan receh demi receh untuk bayar kos tiap bulan, jadi sang Nenek tidak bisa memikirkan keperluan sekolah cucunya itu. Belum lagi harus berfikir agar tetap bisa makan tiap harinya.

Baca Juga:  Babinsa Posramil 0826-12 Kadur Pamekasan Bantu Warga Binaan Bajak Sawah

Firman dan Neneknya tidak punya rumah, mereka berdua kos yang beralamatkan di Jalan Sersan Mesrul, tiga ratus ribu rupiah mereka harus bayar tiap bulannya, agar mereka Nenek dan cucu ini bisa tetap tinggal di kosan.

Di ruangan dengan ukuran kurang lebih 4×4 meter, dinding dan atap yang sudah rapuh, di sana mereka berdua tinggal, ya, ada lemari kecil, kasur yang sudah kusut, dapur serta tempat cuci piring yang menjadi satu ruangan.

Nenek Sri sempat sedikit bercerita, hanya jika ia punya beras dan minyak tanah, maka dirinya dengan cucunya bisa makan

Baca Juga:  Tak Punya Keluarga, Dua Lansia Lumpuh di Pamekasan Hidup Memprihatikan

“Terkadang ada tetangga kos juga tetangga sekitar yang ngasih makanan kepada kami,” tutur Nenek Sri pilu.

“Saya hanya bisa berdoa dan berharap, semoga Allah memberikan pertolongan melalui dermawan kepada saya dan cucu,” doa sang Nenek.

Berita Terkait

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:01 WIB

GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:13 WIB

BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:04 WIB

VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar

Berita Terbaru