Festival Musik Tong-tong Diserbu Ribuan Penonton

- Admin

Minggu, 27 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ribuan masyarakat Madura memadati areal Taman Bunga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (26/10).

Mereka berbondong-bondong ke pusat kota Sumenep untuk menyaksikan festival musim tong tong se-Madura.

Areal taman bunga dan depak masjid Jamik tumpah ruah dengan manusia. Bahka sepanjang jalan Tronojoyo juga penuh dengan penonton. Bahkan pinggir jalan di sekitar Kota dipenuhi pengunjung.

Iven tahunan itu digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Ternyata Yang Menghamili dan Membuang Bayi di Gapura Kakak Seibu Korban

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan bahwa festival musik tong-tong ini sangat luar biasa.

“Kita patut bersyukur, karena festival musik tong-tong ini dihadiri oleh masyarakat Sumenep dan sekitarnya yang luar biasa,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa, musik tong-tong ini merupakan salah satu budaya yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura. Dengan musik tong-tong pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat luar Madura bahwa Sumenep memiliki kebudayaan yang luar biasa.

Menurutnya musik tong-tong adalah contoh kerukunan masyarakat yang meski berbeda tetap bersama dan satu tujuan.

Baca Juga:  Bersama Awak Media, Polres Sumenep Deklarasi Pilkada Damai

“Kami masyarakat Madura senang bersatu bersama-sama, meski berbeda cara memukulnya, tetapi inilah kami kaum Madura,” ucap Bupati dengan lantang, sambil diiringi tepuk tangan oleh ribuan pononton.

Menurut suami Nurfitriana itu dalam musik tong-tong ada keragaman dan ada kebersamaan. Tidak hanya itu, ada lagu religi, rock dan lagu nasional serta lagu daerah yang menyatu dalam musik tong-tong.

“Kami senang bersatu, kami senang bersama, seperti yang digambarkan dalam musik tong-tong ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru