Mandi di Pantai, Warga Arjasa Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa

- Admin

Selasa, 18 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seorang pria paru baya ditemukan mengapung dengan kondisi sudah tidak bernyawa di tepi pantai Pasir Putih, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep.

Pria yang diketahui bernama Sura (57) itu ditemukan sudah meninggal dunia pada Selasa 18 Mei 2021 sekitar pukul 06:00 WIB oleh warga setempat.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, bahwa sebelumnya korban diketahui sedang mandi di pantai untuk mengobati sakitnya yaitu sering mengalami pusing yang dialaminya sejak lama, namun nahas korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa di pantai Pasir Putih.

Baca Juga:  Kasihan, Honor Petugas Medis Posko Covid-19 Masih Belum Dibayar, Komisi IV DPRD Sumenep Sepakat Gaji Bulan Mei Diberikan

“Korban memang seriap hari sering mandi di pantai Pasir Putih untuk mengobati sakitnya,” tambah Widi, Selasa (18/05).

Selain itu, anak dari korban Ahmad Taher (26) menjelaskan bahwa orang tuanya tersebut memang memiliki riwayat penyakit sering pusing.

“Seriap hari memang sering ke pantai untuk mandi,” terangnya.

Kemudian korban langsung dibawa pulang kerumahnya dan pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi serta menolak untuk dilakukan proses hukum sehubungan dengan keadaan korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan dan murni meninggal karena sakit yang diderita dan dilengkapi dengan surat pernyataan.

Baca Juga:  LSM Laskar Merah Putih Tuding Dinas PUPR Sampang Main Mata Dengan Rekanan Nakal

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru