Bupati Badrut Tamam Tinjau Lokasi Longsor di Pondok Pesantren Annidhamiyah

- Admin

Rabu, 24 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Badrut Tamam turun langsung ke lokasi tanah longsor yang menimpa Pondok Pesantren Annidhamiyah Dusun Jepun Desa Bindang Kecamatan Pasean, Rabu (24/2).

Suami dari Nayla Badrut Tamam itu memantau lokasi bukit longsor yang mengakibatkan lima santri meninggal dunia tersebut bersama sekretaris daerah dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Setelah mengecek beberapa lokasi, bupati kemudian duduk bersama pengasuh pondok pesantren seraya memberikan dukungan moril dan moral agar sabar menghadapi musibah itu.

Baca Juga:  Depresi Ditinggal Istri, Bridin Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Robatal Sampang

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu langsung memerintahkan personil dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP) untuk kerja bakti membersihkan sisa sisa longsor agar aktifitas pesantren cepat pulih.

“Musibah ini tidak hanya untuk Yayasan Annidhamiyah tetapi juga musibah kita bersama. Kami sekarang melihat secara langsung tanah longsor yang menewaskan lima santriwati, dan satu santriwati sedang dirawat di RSUD Smart Pamekasan,” imbuhnya.

Bupati murah senyum itu menambahkan, pihaknya akan mengkaji faktor yang menyebabkan bukit tersebut longsor untuk tindakan lebih lanjut, termasuk kajian struktur tanah agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga:  Seorang Kakek di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini memastikan, pihaknya akan membiayai pengobatan korban patah tulang yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

“Saya memastikan juga bahwa korban yang sedang dirawat itu akan dibiayai oleh pemerintah kabupaten dan kita gratiskan. Karena ini musibah,” jelasnya.

Politikus partai kebangkitan bangsa itu (PKB) itu menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya musibah tersebut agar keluarga korban dan para wali santri senantiasa diberikan kesabaran menghadapi musibah tersebut.

“Semoga musibah tanah longsor dan musibah lainnya tidak terjadi lagi di Pamekasan. Kita, kapolres, komandan kodim akan bergandengan tangan untuk pembangunan lebih lanjut pesantren ini. Kita sangat berduka, mohon doanya kepada kita semua,” tutupnya.

Baca Juga:  Memprihatinkan, Nenek Sebatang Kara di Pamekasan Tinggal Satu Atap Dengan Sapi

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru