Petani Probolinggo Mendapat Pelatihan Pengolahan Rimpang Jahe

- Admin

Jumat, 26 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI mengadakan pelatihan khusus untuk pengolahan rimpang jahe untuk 60 orang petani milenial Kabupaten Probolinggo.

Pelatihan tersebut digelar melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) ketindan Malang pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) kapasitas petani dan penyuluh yang digelar di aula Bin Hasan Pondok Pesantren HATI Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan ini merupakan rangkaian reses masa persidangan 3 tahun 2021 Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Baca Juga:  Tiga Sekolah dan Dua Desa di Probolinggo Mendapat Penghargaan Adiwiyata

Pelatihan pembuatan aneka olahan rimpag jahe dibuka oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si ini dihadiri oleh Koordinator Bidang Program dan Evaluasi BBPP Ketindan Astutiningsih, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo serta Kepala Bidang Pelaksanaan Penyuluhan dan Bina Usaha Tani Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi.

Koordinator Bidang Program dan Evaluasi BBPP Ketindan Astutiningsih mengungkapkan bimtek pengolahan rimpang jahe ini merupakan bimtek yang menjanjikan. Sebab bagaimanapun juga, petani selama ini mungkin masih dalam arah area kecil untuk menanam herbal. Rimpaang ini merupakan sejenis herbal.

Baca Juga:  Sesuai Kebijakan Kemenkes, RSUD dr Mohammad Zyn Turunkan Harga Tes PCR Menjadi Rp 235 Ribu

“Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan atau mendiversifikasikan bagaimana jahe itu selain untuk ditanam namun juga bisa menjadi olahan yang bermanfaat, khususnya di tengah-tengah pandemi Covid-19. Dimana tanaman ini sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini merupakan bagian dari sebuah pembelajaran langsung kepada masyarakat. Bagaimana rakyat bisa termotivasi menanam, mengolah dan selanjutnya mampu memperjualbelikan hasil olahannya.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi

“Hari ini pilihannya adalah rimpang jahe. Jahe bagian dari sebuah tanaman dan hari ini menjadi sugesti bagi masyarakat untuk sehat di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir,” katanya.

Menurut Hasan, nilai tanaman ini sebenarnya cukup menjanjikan dan mahal. Antara biaya dan hasilnya tentunya akan banyak hasil. Namun di Kabupaten Probolinggo belum menjadi pilihan yang masif dan tidak tertarik masyarakat.

“Semoga dari bimtek ini anak-anak peserta mampu menyebarluaskan bagaimana manfaat dari olahan rimpang jahe,” harapnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru