Bupati Probolinggo Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengiikuti rapat koordinasi (rakor) virtual tentang pengendalian transportasi pada masa Idul Fitri 1442 Hijriyah disituasi pandemi.

Rakor tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara virtual. Bupati Probolinggo mengikuti rapat di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Senin (03/05).

Turut serta dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo serta jajaran TNI/Polri dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Rakor pengendalian transportasi Idul Fitri 1442 H ini merupakan tindaklanjut dari yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait dengan larangan mudik yang nantinya dikhawatirkan menimbulkan penyebaran virus Covid-19. Antisipasi ini merupakan langkah terbaik dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Presiden Joko Widodo menegaskan untuk hati-hati dengan mudik lebaran. Survey tentang mudik, sebelum dilakukannya larangan mudik lebaran sebanyak 89 juta orang atau 33 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Pada saat diberlakukannya larangan mudik mengalami penurunan hingga 11 persen.

“Setelah dilakukannya sosialisasi larangan mudik mengalami penurunan 7 persen. Harus terus disampaikan larangan mudik agar supaya dapat mengendalikan penyebaran Covid-19,” katanya.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi agar ketentuan larangan mudik dapat dilaksanakan secara konsisten di lapangan.

“Adanya soliditas aparat, kepatuhan masyarakat serta kekompakan stakeholder pusat dan daerah merupakan sebuah kunci keberhasilan dalam memerangi Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jual Beli Bom Ikan, Ditpolairud Polda Jatim Ringkus Warga Sumenep dan Probolinggo

Leave a Reply