Tiga Sekolah dan Dua Desa di Probolinggo Mendapat Penghargaan Adiwiyata

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo patut berbangga karena mendapat prestasi yang cemerlang yang diraih oleh 3 (tiga) sekolah dan 2 Desa/Kelurahan dalam program Adiwiyata dan desa/Kelurahan (Berseri dan Lestari) untuk tingkat Provinsi Jawa timur.

Ketiga sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata Provinsi Jawa Timur tahun 2022 diantaranya SDN Patokan 1 Kecamatan Kraksaan, SDN Kedungcaluk 1 Kecamatan Krejengan dan SMKN 2 Kraksaan.

Sementara untuk program Desa/Kelurahan Berseri, penghargaan diraih oleh Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan untuk Kategori Mandiri dan Desa Kalirejo Kecamatan Dringu untuk Kategori Pratama.

Piagam penghargaan Adiwiyata Provinsi Jawa Timur dan Desa/Kelurahan Berseri diserahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tingkat Provinsi Jawa Timur di Jatim International Expo (JIE) Convention Exhibition, Surabaya pada Senin (12/9/2022).

Baca Juga:  Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Berikan Arahan Kapada Seluruh Satuan PJR

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi didampingi Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi dan beberapa pejabat fungsional DLH Kabupaten Probolinggo.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Arif Kurniadi mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh tiga sekolah dan dua desa/kelurahan di Kabupaten Probolinggo yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata dan Desa/Kelurahan Berseri tingkat Jawa Timur tahun 2022.

“Semoga prestasi ini bisa memotivasi sekolah dan desa/kelurahan lain di Kabupaten Probolinggo dalam program Adiwiyata dan Desa/Kelurahan Berseri,” katanya.

Baca Juga:  Masa Tenang, KPPS Pilkades di Probolinggo Lakukan Pelipatan Surat Suara

Menurut Arif, sebenarnya pada tahap awal DLH mengusulkan 6 (enam) sekolah dalam program Adiwiyata Jatim. Yakni, SDN Patokan 1, SDN Kedungcaluk 1, SMKN 2 Kraksaan, SDN Kedungdalem 1, SDN Kedungdalem 2 dan MTsN 2 Probolinggo.

“Tetapi hanya SDN Patokan 1, SDN Kedungcaluk 1 dan SMKN 2 Kraksaan yang berhasil meraih penghargaan. Pasalnya sekolah yang lain gagal di tahap seleksi administrasi,” jelasnya.

Sementara untuk program Desa/Kelurahan Berseri jelas Arif, DLH mengusulkan 3 (tiga) Desa/Kelurahan. Yakni, Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan, Desa Kalirejo Kecamatan Dringu dan Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan.

Baca Juga:  Tingkatkan Prekonomian, Pemkab Probolinggo Libatkan UMKM di Tempat Wisata

“Hanya saja Desa Sukomulyo gagal ketika verifikasi lapangan (verlap),” terangnya.

Arif mengharapkan untuk tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi sekolah dan desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Probolinggo yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata dan Desa/Kelurahan Berseri.

“Itu berarti lebih banyak lagi sekolah serta desa/kelurahan yang peduli akan kelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.

Temukan Kami: